Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Beredar SPDP, Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi?

Beredar SPDP, Setya Novanto Jadi Tersangka Lagi?

7 November 2017 | Dibaca : 296x | Penulis : Rindang Riyanti

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menetapkan Ketua DPR Setya Novanto menjadi tersangka kasus KTP elektronik. KPK memulai penyidikan atas nama tersangka Setya Novanto per 31 Oktober.

Hari ini seperti yang tercantum pada dalam surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang beredar di kalangan wartawan.

Salah satu pejabat di KPK membenarkan soal surat ini.

"Dengan ini diberitahukan bahwa pada hari Selasa, tanggal 31 Oktober, telah dimulai penyidikan perkara tindak pidana korupsi dalam pengadaan paket penerapan kartu tanda penduduk berbasis nomor induk kependudukan secara nasional (KTP elektronik) tahun 2011 sampai dengan 2012 pada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang diduga dilakukan oleh Setya Novanto," demikian penggalan SPDP yang beredar, Senin (6/11/2017).

"Bersama-sama dengan Anang Sugiana Sudihardjo, Andi Agustius alias Andi Narogong, Irman selaku Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan Ir Sugiharto, MM selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dan kawan-kawan," sambungan penggalan SPDP tersebut.

Ditanya soal hal ini, Sekjen Golkar Idrus Marham mengaku belum tahu menahu soal status tersangka baru ini.

"Saya nggak bisa menanggapi kalau saya belum tahu. Saya ndak bisa. Saya ndak menanggapi, saya ndak memahami itu, tetapi kalau ada proses-proses seperti itu, kita hargai proses itu, tapi saya belum tahu sampai sekarang," ujar Idrus di DPR, Senin (6/11).

Selain itu, Pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, juga mengaku belum tahu soal penetapan kembali kliennya menjadi tersangka di KPK. Dirinya mengaku pihaknya belum menerima surat dari KPK.

"Saya tidak tahu-menahu karena kita tidak terima. Kalau kita terima pun masak kita edarkan ke wartawan, kan nggak make sense. Berarti ini kan permainan oknum KPK sendiri, yang sengaja membikin isu bikin heboh masyarakat, kan mereka selalu ingin jadi pemain sinetron," kata Fredrich.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi KPK terkait konfirmasi soal penetapan tersangka ini. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Gerai Makanan Milik Anak Presiden Jadi Korban Pencurian???
12 Maret 2018, by oteli w
Gerai Makanan Milik Anak Presiden Jadi Korban Pencurian??? Akhir-akhir ini sudah sangat banyak aksi pencurian terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Para ...
Cara Jitu Cegah Obesitas Pada Anak
3 Juli 2018, by oteli w
Cara Jitu Cegah Obesitas Pada Anak Obesitas memiliki dampak negatif bagi kesehatan anak, baik di masa sekarang maupun di masa depan. Jika seorang anak ...
Inilah Alasan Dibalik Keterlibatan Bank Asing Mendukung Divestasi Freeport
23 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Terdengar kabar bahwa saat ini PT Freeport sedang dalam proses divestasi dimana Indonesia mmeiliki ha katas saham Freeport sebesar 51 %. ...
Perusahaan Swiss Ini Sulap Kantong Semen Jadi Tas yang Trendi dan Fashionable, Berminat?
2 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika perusahaan fashion membuat tas berbahan dasar kulit, tentunya telah menjadi hal yang biasa. Namun, salah satu perusahaan asal Swiss ini ...
Soal Imbauan Nobar Film G30S PKI, Gerindra: Jokowi Kalah Cepat
21 September 2017, by Rindang Riyanti
Berkaitan dengan himbauan nobar film 'Pengkhianatan G30S PKI', Gerindra menganggap Presiden Joko Widodo (Jokowi) kalah cepat dengan Panglima TNI ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview