Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Begini Kata Anies Terkait Warga Pulau Pari Dipaksa Kosongkan Lahan

Begini Kata Anies Terkait Warga Pulau Pari Dipaksa Kosongkan Lahan

8 Mei 2018 | Dibaca : 499x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menyampaikan banyak hal terkait sengketa warga Pulau Pari, Kepulauan Seribu, dengan PT Bumi Pari Asri. Anies mengaku dirinya masih menunggu laporan rinci dari anak buahnya terkait dengan masalah tersebut.

"Nanti saya lihat detailnya dulu, biar fair, saya cek," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (8/5/2018)

Seperti diberitakan, warga Pulau Pari diminta mengosongkan tempat tinggal dan tanahnya oleh PT Bumi Pari Asri. Surat somasi tersebut dilayangkan kepada Narsih dan Rahmat warga RT 03 RW 04, dan ditandatangani oleh perwamilan Divisi Hukum PT Bumi Pari Asri, BUniardi Budiman.

Dalam surat itu, Narsih dan Rahmat diminta mengosongkan lahan mereka paling lambat pada Jumat 11 Mei 2018. Jika tidak,maka perusahaan akan menempuh jalur hukum pidana atau perdata jika warga menolak meninggalkan tanah itu.

Buyung yang merupakan salah satu warga Pulau Pari mengaku perusahaan terus meminta warga mengosongkan lahannya.

Padahal Ombudsman Perwakilan Jakarta Raya telah menyatakan perlu ada evaluasi terkait dengan proses penerbitan 62 sertifikat hak milik (SHM) dan 14 sertifikat hak guna bangunan (SHGB) yang dimiliki perusahaan.

Ombudsman menyebutkan ada maladministrasi berupa penyimpangan prosedur, penyalahgunaan wewenang, dan pengabaian kewajiban hukum dalam penerbitan sertifikat itu.

Sebelumnya Anies telah bertemu dengan warga Pulau Pari pada Rabu, 25 April 2018. ia mengatakan telah memerintahkan Asisten Pemerintahan Artal Reswan dan Asisten Pembangunan Gamal Sinurat untuk menindaklanjuti laporan warga.

Saat ini dia masih menunggu laporan hasil review dari Reswan dan Gamal.

Anies Baswedan belum menjelaskan komitmen pemerintah DKI dalam menyelesaikan sengketa warga Pulau Pari dengan pengembang. Dia hanya menuturkan akan bersikap adil.

"Saya lihat laporan lengkapnya ya, supaya fair. Tapi, insya Allah, saya akan adil," ucapnya.

 

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

foto : Detik.com
23 Januari 2018, by Gatot Swandito
"Negara, pemerintah, penegak hukum jangan sedikit-sedikit mudah mengkriminalkan, memanggil, seolah-olah (ceramah) itu dianggap kejahatan. Saya yakin masih ...
3 Alasan Mengapa Kamu Tak Boleh Bawa Gawai Kamu ke Toilet
29 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kemungkinan besar, sebagian orang di dunia senang membawa gadget atau gawainya ketika pergi ke toilet untuk melakukan hal-hal yang ...
Perubahan Baik yang Harus Kamu Lakukan Segera
17 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pada saat seseorang mengalami suatu masa kejenuhan atau titik tertentu dalam hidup mereka, biasanya ingin melakukan suatu perubahan dalam ...
Tahukah Kamu, Kenapa Awan Dapat Melayang dan Tidak Jatuh dari Langit?
25 Agustus 2017, by Noor Azizah
Pernahkah kamu bertanya-tanya, mengapa awan bisa bergerak melayang-layang di udara dan tidak jatuh ke permukaan bumi? Sebelum menjawab pertanyaan ini, ...
Awas & Waspada Temen Cowok yang Meminjam Handphone
3 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Banyak smartphone canggih yang memberika efek cantik pada foto selfi membuat banyaknya remaja putri bahkan kaum hawa dari berbagai usia berlomba ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab