Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Banjir dan Tanah Longsor di Asia Bagian Selatan, 245 Tewas

Banjir dan Tanah Longsor di Asia Bagian Selatan, 245 Tewas

17 Agustus 2017 | Dibaca : 538x | Penulis : Rio Nur Arifin

Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor yang menghancurkan bagian utara India, Nepal selatan dan Bangladesh dalam beberapa hari terakhir. Korban saat ini sebanyak 245 jiwa, sementara jutaan orang lainnya telah mengungsi.

Di Nepal, pihak berwenang bergegas mengirim pasokan bantuan ke daerah-daerah yang terkena banjir dimana hujan lebat telah membanjiri ratusan desa, dan menewaskan 110 orang.

Pasukan keamanan membantu menyelamatkan orang-orang yang terdampar di atas atap rumah, sementara helikopter mendistribusikan makanan dan paket air minum di distrik-distrik bagian selatan yang terkena dampak paling parah.

Dengan ratusan ribu orang yang terkena dampak banjir, pemerintah fokus untuk bergerak dalam pasokan bantuan sesegera mungkin, kata Ram Krishna Subedi, juru bicara kementerian dalam negeri.

Menteri Dalam Negeri Nepal, Janardan Sharma, menghabiskan pagi harinya di sebuah pusat distribusi bantuan di bandara Kathmandu untuk memastikan bahwa bantuan tersebut sampai ke semua wilayah yang terkena dampak banjir. Pemerintah Nepal mendapat kecaman karena tidak bisa menjangkau orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan.

Di seberang perbatasan selatan Nepal, banjir melanda 13 distrik di negara bagian Bihar, India. Pejabat mengatakan 41 orang telah tewas, banyak yang tenggelam, atau terperangkap di rumah-rumah yang roboh atau di bawah pohon yang tumbang.

Sekitar 200.000 orang tinggal di lebih dari 250 kamp bantuan yang telah didirikan pemerintah di gedung sekolah dan gedung pemerintah.

Tentara India melalui kapal dan helikopter membantu mendistribusikan paket makanan, obat-obatan dan air minum kepada orang-orang yang terkena dampak banjir.

Empat puluh enam orang tewas di negara bagian utara Himachal Pradesh pada hari Minggu ketika dua bus tertimbun tanah longsor di kaki bukit Himalaya. 21 lainnya telah tewas di negara bagian Assam yang terpencil.

Di negara tetangga Bangladesh, setidaknya 18 sungai besar mengalir pada tingkat debit yang sangat tinggi, menurut Pusat Peramalan dan Peringatan Banjir yang dikelola negara.

Tanah longsor yang mematikan dan banjir umum terjadi di Asia Selatan selama musim hujan yang terjadi dari bulan Juni hingga September.

 

Sumber: abcnews.go.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Adik Anniesa, Kiki Hasibuan Dijatuhi Vonis 15 Tahun Penjara Karena Terbukti Lakukan Penipuan dan Pencucian Uang
30 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Diberitakan Siti Nuraida atau Kiki Hasibuan, didakwa pada perkara yang sama dengan kedua boss First Travel yakni terlibat pada kasus penipuan dan pencurian ...
Bikin Iri, Gadis ini Bisa Foto Bareng Bintang Film Bollywood
20 September 2017, by Rachmiamy
Bagi seorang fans tentulah akan rela melakukan segala hal demi bertemu dengan sang idola. Seperti hal yang dilakukan oleh Lina Lutfiawati, wanita kelahiran ...
Wanita Di A.S. Dua Kali Lebih Mungkin Mengalami Depresi
15 Februari 2018, by Slesta
Hampir satu dari 10 orang dewasa A.S. mengalami depresi, dan tingkat ini hampir dua kali lebih tinggi untuk wanita seperti pria, kata pejabat ...
Festival Wayang Kulit di Lampung Raih Rekor MURI
26 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Festival Dalang Wayang Kulit se-Provinsi Lampung berhasil mencatatkan kegiatannya di Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dengan jumlah peserta ...
Ini Tips Bagi Kamu yang LDR-an dengan Si Doi
12 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk melepaskan rasa kangen, pasangan yang menjalin LDR-an tentunya berbeda dengan pasangan yang sering bertemu. Bahkan, terkadang rasa rindu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab