Tutup Iklan
hijab
  
login Register
mega mendung

Asal Muasal Batik Mega Mendung

2 Mei 2017 | Dibaca : 8014x | Penulis : herline

Batik dengan motif mega mendung telah identik dengan kota Cirebon. memiliki ciri khas yang tersendiri dan tidak ditemui di daerah-daerah pesisir lainnya seperti Pekalongan, Indramayu dan Lasem. Motif mega mendung yang berupa awan-awan dengan warna tegas seperti merah, biru mempunyai nilai filosofi tersendiri yang memiliki keterkaitan dengan lahirnya batik Cirebon secara keseluruhan.

Sejarah timbulnya motif mega mendung menurut buku serta literatur yang ada berawal dari kedatangan bangsa Cina ke wilayah Cirebon. Pada saat itu pelabuhan Muara Jati Cirebon merupakan tempat persinggahan para pendatang baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Pada abad ke-16 Sunan Gunung Jati menyebarkan ajaran agama Islam yang kemudian menikah dengan seorang putri dari Cina yang bernama Putri Oeng Tien. Ketika itulah pernik-pernik yang dibawa oleh Putri Oeng Tien yang merupakan persembahan untuk Sunan Gunung Jati, menjadi inspirasi bagi seniman pebatik.

Pernikahan antara Sunan Gunung Jati dan Putri Oeng Tien menjadi pintu gerbang untuk masuknya budaya serta tradisi Cina ke keraton Cirebon. Kemudian para pebatik Cirebon menuangkan budaya dan tradisi Cina ke dalam motif batik yang mereka buat, tetapi dengan ciri khas Cirebon. Apabila motif mega mendung dari Cina berbentuk garis awan yang berupa bulatan atau lingkaran maka pada mega mendung khas Cirebon, garis awan cenderung lonjong, lancip dan segitiga.

Pada perkembangannya motif mega mendung banyak perkembangan serta modifikasi yang disesuaikan dengan permintaan pasar. Seperti dikombinasikan dengan motif hewan, bunga atau motif lainnya.Walaupun sebenarnya pada jaman dahulu juga motif yang demikian telah dilakukan namun perkembangannya menjadi lebih pesat dengan adanya campur tangan dari para perancang busana. Dan untuk warna juga yang semula hanya warna biru dan merah, sekarang telah berkembang menjadi berbagai macam warna seperti kuning, hijau, coklat dan lain-lain.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Peneliti Identifikasi Area Optimal untuk Lahan Pertanian dan Konservasi Daerah Tropis
23 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Sebuah tim peneliti dari National University of Singapore (NUS) baru saja menyelesaikan studi global mengenai manfaat yang diberikan oleh hutan tropis dan ...
2 Whale Shark Sightings di Maryland: Apakah Ikan Kolosal ini Berbahaya?
12 Juli 2017, by Angga
Ikan terbesar di dunia, hiu paus, baru-baru ini berdiri dekat dengan nelayan di Ocean City, Maryland, menyenggol kapal mereka cukup lama sehingga kru menangkap ...
Cuaca Panas Jadi Salah Satu yang Dapat Pengaruhi Mood Kamu
8 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mungkin beberapa diantara kalian pernah merasakan bahwa jika cuaca panas, kita menjadi lebih sensitif pada hal-hal kecil. Bahkan, dapat membuat ...
Konsumsi Buah dan Sayur Saja Tak Cukup Jika Kamu Mau Turunkan Berat Badan
1 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Banyak orang masih percaya, salah satu cara untuk menurunkan badan adalah dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Ternyata, hal ini tak ...
Inilah Bisnis yang Dapat Dijalankan di Rumah
12 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk memiliki waktu yang luang namun tetap produktif bukan? Berbisnis merupakan pilihan yang tepat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab