Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Armedya Ahli Staf Kepresidenan Dibegal, Begini Kronologi Kejadiannya

Armedya Ahli Staf Kepresidenan Dibegal, Begini Kronologi Kejadiannya

6 Juli 2018 | Dibaca : 307x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Baru-baru ini diberitakan seorang tenaga ahli Kantor Staf Kepresidenan menjadi korban begal saat mengendarai kendaraan di kawasan Tamansari, daerah Jakarta Barat. Dikabarkan pelaku begal membawa kabur dokumen penting dan hingga saat ini belum ditemukan.

Diketahui Staff Kepresidenan yang dibegal itu bernama Armedya Dewangga. Tugasnya sebagai ahli muda di Kedeputian III Bidang Kajian Pengelolaan dan Isu Ekonomi Strategis dalam pemerintahan Presiden Jokowi. Kata Armedya, dirinya dibegal di Jalan Gajah Mada, Jakarta pada 8 Juni 2018 lalu sekitar pukul 16.50 WIB.

Katanya, dia sedang berkendara sendiri menuju kawasan Kota Tua, namun saat melintas di Jalan Gajah Mada tiba-tiba ada pengendara motor yang menunjuk arah mobilnya lalu memberitahunya ban mobilnya kempis.

 “Tapi saya abaikan saja dan terus berjalan,” Kata Armedya pada Rabu (4/7/2018)

Tidak lama setelah itu, dua orang lain yang berboncengan menggunakan sepeda motor ikut menunjuk mobilnya. Armedya pun mengabaikan aksi orang kedua orang tersebut. Tidak lama kemudian hingga akhirnya ada pelaku berikutnya datang dari arah kanan mobilnya lalu menunjuk-nunjuk ban Armedya.

Dirinya pun menjadi penasaran dan menepi di pinggir jalan untuk memeriksa belakang mobilnya hingga knalpot. Saat dia memeriksa, disitulah pelaku pertama ikut memeriksa, lalu pelaku kedua datang dan langsung membuka pintu mobil sebelah kiri bagian depan dan mengambil ransel Armedya.

 “Selama proses pencurian, pelaku ketiga yang ada di depan mobil saya berinteraksi dengan orang di warung lalu ikut meninggalkan TKP," ungkap Armedya.

Akibat kejadian itu, Armedya kehilangan satu unit MacBook ME294, hard disk Seagate, hard disk Western Digital putih milik Kantor Staf Presiden dan uang tunai senilai Rp 3,3 juta.

“Jika ditotal kerugian kira-kira mencapai Rp 25 juta,” katanya.

Yang paling membuatnya resah adalah karena laptop dan kedua hard disknya berisi dokumen penting, dan hingga saat ini dokumen itu belum kembali meskipun dirinya sudah melapor ke Polisi.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kekurangan Vitamin D pada Ibu Hamil Pengaruhi Perkembangan Anak
21 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Kekurangan vitamin D pada ibu hamil selama kehamilan memiliki dampak negatif pada perkembangan sosial dan keterampilan motorik anak-anak usia pra-sekolah, ...
Jalanan London Diserbu Ribuan Lebah
2 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
DIlansir dari cbsnews.com - Kejadian mengerikan ini terjadi di sepanjang jalan Greenwich Church, melihat segerombolan serangga berdengung mengerumuni mobil, ...
Dijual! Rumah Tinggal Berasa di Dua Negara
11 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Penasaran nggak sih bagaimana rasanya tinggal di dua negara? Mungkin rumah yang sedang dijual ini dapat memenuhi impian Anda, sebab rumah unik ...
Deteksi Anemia Bisa Dibantu oleh Penganalisis Darah Portabel
10 Oktober 2017, by Slesta
Peneliti dari University of Washington berharap bisa memperbaiki deteksi anemia dengan perangkat portable baru yang bisa mendeteksi kadar hemoglobin. Alat ...
Donald Trump Anggap AS Bodoh Berikan Bantuan Rp 450 Triliun Pada Pakistan
2 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terus menerus melontarkan pernyataan-pernyataan yang banyak menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview