Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Andai Bisa Mengulang Waktu Seperti Naho di Film Orange (2015)

Andai Bisa Mengulang Waktu Seperti Naho di Film Orange (2015)

15 Agustus 2017 | Dibaca : 2251x | Penulis : Dika Mustika

Waktu sangat berharga, hargailah waktu, bijaklah memakainya, jangan kau menyesal kemudian. Ini mungkin bisa menjadi salah satu pelajaran yang kita bisa ambil dari film Orange (2015). Film ini adalah salah satu film layar lebar yang diangkat dari manga Jepang.

Awal menonton film yang dibintangi oleh Tao Tsuchiya (Naho Takamiya), Kento Yamazaki (Kakeru Naruse), dan Ryo Ryusei (Hiroto Suwa), mungkin agak sedikit membingungkan. Cerita ini diawali oleh Naho yang tiba-tiba mendapatkan surat misterius. Ia sangat bingung dan tak langsung mempercayai isi surat yang ia terima tersebut. Surat itu dialamatkan kepada dirinya. Namun, yang membuatnya tidak percaya adalah, pengirim suratnya adalah dirinya sendiri dari 10 tahun yang akan datang! Ia berusaha untuk memahami maksud surat yang ia terima itu. Isi surat tersebut ternyata memberinya misi agar ia tak melakukan kesalahan seperti yang ia lakukan di 10 tahun yang lalu.

Menonton film ini memang sedikit butuh konsentrasi ekstra atas alur cerita yang maju mundur.  Film ini juga memiliki ritme yang cukup lambat, jadi penikmat film, harus lebih sabar dalam menikmati setiap segmen ceritanya. Walapun begitu, film bergenre drama fantasi remaja ini bisa membawa pikiran kita untuk berefleksi dan flash back ke masa silam. Apakah ada bagian-bagian hidup kita, yang ingin kita perbaiki untuk masa depat yang lebih baik.

Kembali lagi ke sinopsis ceritanya. Naho, pemeran utama wanita dalam film Orange ini, akhirnya mulai mempercayai isi surat yang ia terima, setelah peristiwa demi peristiwa dalam surat tersebut sesuai dengan yang ia alami. Naho kemudian mulai melakukan hal yang berlawanan dengan isi surat dengan maksud agar ia tidak melakukan kesalahan seperti masa lalu dirinya di 10 tahun yang akan datang dulu.

Salah satu misinya dalam surat tersebut ternyata untuk menyelamatkan Kakeru yang merupakan anak pindahan yang pindah ke sekolahnya. Ia pikir hanya itu misinya. Ternyata dalam perjalanannya ia banyak menemukan bahwa sesungguhnya misi tersebut bukan hanya untuk menyelamatkan Kakeru. Menariknya, bukanlah ia seorang yang mendapatkan surat dari masa depan. Ternyata Suwa pun mendapatkan surat yang sama. Sama-sama dari diri mereka dari 10 tahun di masa yang akan datang.

Nah, penikmat film, butuh konsentrasi (lagi) untuk bisa memahami konsep dunia pararel yang disuguhkan dalam film ini. Tapi, ya namanya juga film, bawalah diri anda untuk berfantasi dan bertualang sesuai dengan alur filmnya. Nikmati, bagaimana akhir dari petualangan di dunia yang pararel tersebut. Bagaimana konflik-konflik terjadi dalam penyelesaian misi berdasarkan surat yang ia terima dari masa depan. Akankah ia bisa menjalankan misinya dengan sukses?

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Atasi Stress Anda dengan Tips Cerdas Berikut
4 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Setiap orang pasti pernah mengalami stress baik itu dalam waktu yang lama maupun dalam waktu yang sebentar. Penyebab seseorang menjadi stress pun beragam ...
Johann Zarco : "Saat Balapan Pun, Saya Tidak Bisa Mencari Perasaan yang Bagus"
5 Juni 2018, by Rachmiamy
Johann Zarco gagal menampilkan penampilan terbaiknya pada balapan seri keenam MotoGP 2018 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Italia akhir pekan kemarin. ...
Pupuk Oplosan Beredar di Tasikmalaya
16 November 2017, by Admin
Tampang.com  – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Dzulfikri menganggap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kecolongan soal kasus ...
Piala AFF 2018: Timnas Indonesia U 19 Pesta Gol di Akhir Laga Melawan Filipina
6 Juli 2018, by oteli w
Piala AFF 2018: Timnas Indonesia U 19 Pesta Gol di Akhir Laga Melawan Filipina Timnas Indonesia sempat tertinggal 1 – 0 hingga  babak pertama ...
Sesuaikan Penglihatan dengan Dinamika yang Kau Hadapi!
17 Mei 2018, by Dika Mustika
Aku pernah menonton film yang mengisahkan tentang seseorang yang depresi berat ketika ia merasa gagal dengan hidupnya. Ia merasa tak ada lagi yang bisa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab