Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Alkohol Dalam Kehamilan Mungkin Memiliki Efek Transgenerasi

Alkohol Dalam Kehamilan Mungkin Memiliki Efek Transgenerasi

11 Juli 2017 | Dibaca : 433x | Penulis : Yusuf Nugraha

Sebuah studi baru oleh University of California Riverside menunjukkan bahwa minum alkohol selama kehamilan tidak hanya akan mempengaruhi bayi yang belum lahir tetapi juga generasi anak-anak di masa depan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit telah mengeluarkan banyak peringatan selama bertahun-tahun tentang bahaya konsumsi alkohol selama kehamilan, yang dapat menyebabkan Fetal Alcohol Spectrum Disorders, atau FASD.

Terlepas dari peringatan tersebut, banyak wanita masih minum alkohol selama kehamilan. Namun sebuah penelitian baru, yang diterbitkan pada 6 Juli di Cerebral Cortex, telah menemukan bahwa alkohol dapat mempengaruhi bayi yang belum lahir, dan juga cucu masa depan dan cicit.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa paparan alkohol prenatal, atau PrEE, mempengaruhi anatomi neokorteks, wilayah otak yang bertanggung jawab atas perilaku dan kognisi yang kompleks pada manusia, dan dapat menyebabkan perilaku motorik yang abnormal dan meningkatnya kecemasan pada keturunan.

"Secara tradisional, paparan etanol prenatal [PrEE] dari konsumsi alkohol ibu, diperkirakan hanya berdampak langsung pada keturunan, embrio atau janin di rahim," kata Kelly Huffman, profesor psikologi di University of California, Riverside, dalam sebuah pers. melepaskan. "Namun, sekarang kami memiliki bukti bahwa efek paparan alkohol pralahir dapat berlanjut secara transgenerasional dan berdampak negatif pada generasi berikutnya keturunan yang tidak pernah terpapar alkohol."

Periset menghasilkan model tikus FASD dan menguji perkembangan otak dan perilaku selama tiga generasi menemukan ekspresi gen atipikal, perkembangan jaringan syaraf abnormal pada neokorteks dan defisit perilaku pada generasi pertama yang terpapar langsung.

Studi ini juga mengungkapkan bahwa generasi tikus yang tidak terpapar sebelumnya mengalami masalah perkembangan dan perilaku neurologis yang serupa dengan yang terkena alkohol secara langsung.

"Kami menemukan bahwa berat badan dan ukuran otak berkurang secara signifikan pada semua generasi hewan Pree jika dibandingkan dengan kontrol; semua generasi tikus PrEE menunjukkan perilaku seperti depresi, seperti depresi dan defisit sensorik yang tajam. Dengan menunjukkan efek transgenerasi yang kuat. Paparan etanol pralahir pada model tikus FASD, kami menyarankan agar FASD dapat menjadi kondisi yang dapat diwariskan pada manusia, "kata Huffman.

UPI.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Fahri Menaggapi Kunjungan Jokowi ke Afghanistan, Tidak Perlu Dramatisasi
30 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Bukan hal yang mengherankan dan bukan pertama kalinya tindakan, keputusan, dan gaya kepemimpinan Presiden Indonesia,  Joko Widodo menjadi sorotan berbagai ...
12 Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan Anda
21 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar kata bawang putih? Apakah Anda hanya tentang aroma yang mengganggu pernafasan? Atau, ada manfaat lainnya? ...
Iseng Membuat Video Mengancam Kepala Negara, Seorang  Pelajar Dikeluarkan Dari Sekolah
30 Mei 2018, by oteli w
Iseng Membuat Video Mengancam Kepala Negara, Seorang  Pelajar Dikeluarkan Dari Sekolah Beberapa hari yang lalu beredar video seorang pelajar berinisial ...
Hilangkan Bau Dalam Mobil Dengan Tips Berikut
31 Mei 2018, by oteli w
Hilangkan Bau Dalam Mobil Dengan Tips Berikut Penyebab bau tak sedap di kabin mobil biasanya adalah asap rokok, sisa makanan dan minuman, menyimpan ...
tahu gejrot
2 Mei 2017, by titin
Yuk....kita ke Cirebon lagi, di Cirebon banyak sekali kuliner yang bisa di nikmati lho....,  dan  tempat wisata di Cirebon juga banyak, Cirebon ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab