Tutup Iklan
powerman
  
login Register
7 Pertanyaan dan Tipsnya Saat Interview Lamaran Kerja

7 Pertanyaan dan Tipsnya Saat Interview Lamaran Kerja

17 Maret 2018 | Dibaca : 311x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Mencari pekerjaan bukanlah sebuah hal yang mudah apalagi di era sekarang yang mana setiap orang dituntut mempunyai skill untuk dapat kerja di perusahaan. Tidak hanya soal skill, namun cara menjawab pertanyaan yang dilemparkan oleh perusahaan juga kerap membuat seseorang tidak diterima di perusahaan yang dilamar. Berikut pertanyaan dan tips umum saat interview yang harus kamu tahu.

Bisakah Anda menceritakan soal diri Anda?

Meski terkesan sederhana dan simpel, pertanyaan ini sangat penting. Kuncinya, jangan seperti membacakan riwayat hidup. Itu semua sudah ada di CV. Sebaliknya, berikan informasi-informasi yang tegas dan menarik serta menunjukkan mengapa kamu layak mendapatkan pekerjaan tersebut.

Mulailah dengan 2 atau 3 pencapaian atau pengalaman terbaikmu dan tutup dengan pengalaman terkini yang membuatmu memiliki status, pekerjaan atau jabatanmu saat ini.

Kenapa kami harus mempekerjakan Anda?

Mungkin pertanyaan ini terkesan lugas dan tidak neko-neko. Tapi yakinlah, ketika pertanyaan ini muncul, kamu beruntung. Karena ini adalah waktu yang tepat untuk "menjual" skill-mu pada sang pewawancara.

Pastikan memberikan jawaban yang mencakup 3 hal penting: kamu bukan hanya bekerja tapi bisa menghasilkan yang terbaik, kamu bisa dengan mudah beradaptasi dengan tim dan budaya kerja dan kamu adalah pilihan terbaik dibanding kandidat lain.

Apa saja kelebihan yang Anda miliki?

Jawablah pertanyaan ini secara akurat dengan berbagi kekuatanmu yang sesungguhnya, bukan yang mengada-ada. Kamu juga harus relevan dengan memilih kelebihan yang paling berhubungan dengan jabatan atau posisi yang diincar. Semua jawaban juga harus spesifik, jangan generik. Misalnya dari pada menjawab "Mampu berkomunikasi dengan baik" lebih baik menggantinya dengan "Komunikasi persuasif".

Setelahnya, jangan lupa memberi contoh bagaimana kamu mendemonstrasikan kelebihan ini dalam kontek profesionalisme.

 Apa yang jadi kelemahan Anda?

Apa yang sebenarnya ingin diketahui pewawancara lewat pertanyaan ini adalah seberapa jujur kamu mengenal dirimu sendiri. Jangan menghindar dengan menjawab, "Saya tidak memiliki kelemahan apapun". Cobalah mencari sesuatu yang bukan jadi keunggulanmu tapi sedang berusaha kamu perbaiki.

Misalnya, mungkin kamu tidak punya skill public speaking yang baik, tapi diikuti dengan penjelasan bahwa kamu mulai membiasakan diri lebih banyak bertemu dan berhadapan dengan orang-orang untuk meningkatkan skill public speaking.

Bagaimana Anda melihat karier Anda 5 tahun ke depan?

Jujurlah saat menjawab pertanyaan ini. Tak hanya jujur tapi juga spesifik soal tujuan kariermu. Sang pewawancara ingin mengetahui pakah kamu memiliki ekspektasi yang masuk akal atau apakah kamu memiliki ambisi untuk bertumbuh dan berkembang secara karier profesional.

Jawaban terbaik adalah berpikir realistis, kira-kira ke mana kariermu akan bergerak dari posisi yang ditawarkan. Kalau kamu belum yakin, tidak ada salahnya menjawab apa adanya, bahwa memang kamu belum yakin dan masih melihat pengalaman nantinya di pekerjaan ini sebelum kamu bisa membuat keputusan tersebut.

Berapa gaji yang Anda inginkan?

Aturan utama dalam menjawab pertanyaan ini adalah dengan terlebih dahulu mempersiapkan riset soal kisaran gaji untuk posisi yang kamu lamar. Baiknya, kamu mengajukan nominal dalam bentuk range. Tentukan range yang masuk akal, sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman dan skill yang kamu miliki.

Kemudian, pastikan sang pewawancara tahu bahwa kamu bisa lebih fleksibel dan terbuka untuk negosiasi. Sampaikan bahwa kamu tahu skill-mu sangat berharga dan kamu menginginkan pekerjaan itu dan bersedia bernegosiasi.

Ada pertanyaan yang ingin Anda ajukan?

Ini adalah waktu yang tepat untuk mencari tahu lebih banyak soal perusahaan dan posisi yang kamu inginkan. Mungkin untuk informasi yang lebih umum sudah dibeberkan saat wawancara berlangsung. Cobalah menanyakan hal-hal yang lebih spesifik, misalnya, "Apa yang membuat Anda senang bekerja di kantor ini?" atau "Seperti apa pencapaian terbaru perusahaan ini?"

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ini Alasan Kenapa Kamu Jangan Pertahankan Pasangan yang Terlalu Posesif
29 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Cinta adalah satu hal yang sering kali tak bisa dipikir secara logika. Ketika cinta sudah tumbuh, maka batas-batas penghalang bisa dilewati dengan berbagai ...
Segarnya Menyeruput Teh Sehat Kreasi Sendiri di Rumah
5 Juli 2018, by Maman Soleman
Menyeruput segelas teh di pagi hari ataupun di sore hari saat tea time sungguh menyegarkan. Jika bosan dengan minuman teh yang biasa Anda seruput seperti Teh ...
Negara Asia Dengan Tingkat Kelahiran Terendah
25 Juli 2018, by oteli w
Negara Asia Dengan Tingkat Kelahiran Terendah Tingkat kelahiran yang sehat adalah dengan rata-rata 2.0 untuk setiap perempuan dengan umur 15-45 tahun, yang ...
Mi Glosor, Makanan Khas Buka Puasa dari Bogor
1 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setiap Ramadhan pasti kita akan menyiapkan hidangan yang enak serta segar untuk persiapan berbuka. Setiap daerah ada saja makanan khas yang hanya ...
Akibat Revolusi Bumi di Kehidupan Sehari-Hari
31 Maret 2018, by oteli w
Dilansir dari laman ilmusiana.com, revolusi bumi ternyata mendatangkan akibat tersendiri bagi bumi dan seluruh kehidupan yang ada diatasnya. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab