Tutup Iklan
hijab
  
login Register
7 Pertanyaan dan Tipsnya Saat Interview Lamaran Kerja

7 Pertanyaan dan Tipsnya Saat Interview Lamaran Kerja

17 Maret 2018 | Dibaca : 404x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Mencari pekerjaan bukanlah sebuah hal yang mudah apalagi di era sekarang yang mana setiap orang dituntut mempunyai skill untuk dapat kerja di perusahaan. Tidak hanya soal skill, namun cara menjawab pertanyaan yang dilemparkan oleh perusahaan juga kerap membuat seseorang tidak diterima di perusahaan yang dilamar. Berikut pertanyaan dan tips umum saat interview yang harus kamu tahu.

Bisakah Anda menceritakan soal diri Anda?

Meski terkesan sederhana dan simpel, pertanyaan ini sangat penting. Kuncinya, jangan seperti membacakan riwayat hidup. Itu semua sudah ada di CV. Sebaliknya, berikan informasi-informasi yang tegas dan menarik serta menunjukkan mengapa kamu layak mendapatkan pekerjaan tersebut.

Mulailah dengan 2 atau 3 pencapaian atau pengalaman terbaikmu dan tutup dengan pengalaman terkini yang membuatmu memiliki status, pekerjaan atau jabatanmu saat ini.

Kenapa kami harus mempekerjakan Anda?

Mungkin pertanyaan ini terkesan lugas dan tidak neko-neko. Tapi yakinlah, ketika pertanyaan ini muncul, kamu beruntung. Karena ini adalah waktu yang tepat untuk "menjual" skill-mu pada sang pewawancara.

Pastikan memberikan jawaban yang mencakup 3 hal penting: kamu bukan hanya bekerja tapi bisa menghasilkan yang terbaik, kamu bisa dengan mudah beradaptasi dengan tim dan budaya kerja dan kamu adalah pilihan terbaik dibanding kandidat lain.

Apa saja kelebihan yang Anda miliki?

Jawablah pertanyaan ini secara akurat dengan berbagi kekuatanmu yang sesungguhnya, bukan yang mengada-ada. Kamu juga harus relevan dengan memilih kelebihan yang paling berhubungan dengan jabatan atau posisi yang diincar. Semua jawaban juga harus spesifik, jangan generik. Misalnya dari pada menjawab "Mampu berkomunikasi dengan baik" lebih baik menggantinya dengan "Komunikasi persuasif".

Setelahnya, jangan lupa memberi contoh bagaimana kamu mendemonstrasikan kelebihan ini dalam kontek profesionalisme.

 Apa yang jadi kelemahan Anda?

Apa yang sebenarnya ingin diketahui pewawancara lewat pertanyaan ini adalah seberapa jujur kamu mengenal dirimu sendiri. Jangan menghindar dengan menjawab, "Saya tidak memiliki kelemahan apapun". Cobalah mencari sesuatu yang bukan jadi keunggulanmu tapi sedang berusaha kamu perbaiki.

Misalnya, mungkin kamu tidak punya skill public speaking yang baik, tapi diikuti dengan penjelasan bahwa kamu mulai membiasakan diri lebih banyak bertemu dan berhadapan dengan orang-orang untuk meningkatkan skill public speaking.

Bagaimana Anda melihat karier Anda 5 tahun ke depan?

Jujurlah saat menjawab pertanyaan ini. Tak hanya jujur tapi juga spesifik soal tujuan kariermu. Sang pewawancara ingin mengetahui pakah kamu memiliki ekspektasi yang masuk akal atau apakah kamu memiliki ambisi untuk bertumbuh dan berkembang secara karier profesional.

Jawaban terbaik adalah berpikir realistis, kira-kira ke mana kariermu akan bergerak dari posisi yang ditawarkan. Kalau kamu belum yakin, tidak ada salahnya menjawab apa adanya, bahwa memang kamu belum yakin dan masih melihat pengalaman nantinya di pekerjaan ini sebelum kamu bisa membuat keputusan tersebut.

Berapa gaji yang Anda inginkan?

Aturan utama dalam menjawab pertanyaan ini adalah dengan terlebih dahulu mempersiapkan riset soal kisaran gaji untuk posisi yang kamu lamar. Baiknya, kamu mengajukan nominal dalam bentuk range. Tentukan range yang masuk akal, sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman dan skill yang kamu miliki.

Kemudian, pastikan sang pewawancara tahu bahwa kamu bisa lebih fleksibel dan terbuka untuk negosiasi. Sampaikan bahwa kamu tahu skill-mu sangat berharga dan kamu menginginkan pekerjaan itu dan bersedia bernegosiasi.

Ada pertanyaan yang ingin Anda ajukan?

Ini adalah waktu yang tepat untuk mencari tahu lebih banyak soal perusahaan dan posisi yang kamu inginkan. Mungkin untuk informasi yang lebih umum sudah dibeberkan saat wawancara berlangsung. Cobalah menanyakan hal-hal yang lebih spesifik, misalnya, "Apa yang membuat Anda senang bekerja di kantor ini?" atau "Seperti apa pencapaian terbaru perusahaan ini?"

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Alasan Wanita Lebih Sering Lapar Saat Haid
24 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Sudah tak mengherankan lagi jika seorang wanita yang sedang haid memiliki nafsu makan yang lebih tinggi. Mereka akan terus merasakan lapar ...
Ultras PSG Sambut Kedatangan Dani Alves
15 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Daniel Alves da Silva atau yang biasa kita kenal dengan nama Dani Alves  akhirnya resmi berlabuh ke Paris Saint Germain (PSG). Pemain kelahiran Juezeiro, ...
film dilan
23 Juli 2017, by Indah Nur Etika
Pers conference yang digelar pada Senin sore tanggal 17 Juli 2017 oleh Falcon Pictures, memperkenalkan cast atau pemeran yang akan bermain pada film Dilan. ...
Kita Tidak Bisa Memilih di Keluarga Mana Kita Dilahirkan, Tapi ...
24 Juni 2018, by Dika Mustika
Aku pernah membaca sebuah kata bijak yang menarik. Kurang lebih kata bijaknya menyebutkan, “Kita tidak bisa memilih dilahirkan di keluarga mana, namun ...
Lakukan Langkah Penting Ini setelah Membeli Rumah
12 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Setelah membeli rumah, biasanya seseorang akan mengalami kondisi keuangan yang tidak sehat. Terutama setelah membeli rumah, pemilik rumah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab