Tutup Iklan
hijab
  
login Register
4 Cara Mengatasi Serangan Panik

4 Cara Mengatasi Serangan Panik

30 Agustus 2017 | Dibaca : 326x | Penulis : Rindang Riyanti

Banyak orang mengalami kecemasan emosional yang parah karena overstressing, sehingga mengakibatkan serangan panik.

Apa saja gejala utamanya?

1. Serangan panik biasanya ditandai dengan gejala berikut:
2. Panik datang dan pergi dalam waktu singkat dan bertahan sekitar 5-10 menit.
3. Setelah ledakan panik, seluruh tubuh Anda mungkin merasa lelah dan letih. Ini berarti otak Anda mempersiapkan tubuh untuk bahaya nyata dan membutuhkan banyak energi untuk itu.
4. Orang yang menderita serangan panik terkadang merasa sakit badan dan sering mendatangi dokter. Mereka percaya ada ancaman nyata bagi kehidupan mereka.
5. Saat serangan terjadi, Anda mungkin mengalami rasa tidak sadar, seolah melihat diri Anda dari samping. Anda mungkin tidak mengenali tempat itu.
6. Serangan panik adalah pengalaman yang sangat individual. Jarang sekali perilaku seseorang mengungkapkan bahwa dia sedang mengalami serangan panik pada saat itu.

Apa itu serangan panik?

Ada teori yang menjelaskan serangan panik sebagai warisan nenek moyang primitif kita. Dalam situasi berbahaya atau mengancam jiwa, tubuh manusia siap menyerang atau berlari. Pernapasan cepat, eskalasi refleks, dan keringat berlebihan merupakan ciri utama mekanisme bertahan hidup ini. Hari ini situasi stres menimbulkan gejala yang sama, meski mungkin tidak ada ancaman bagi hidup Anda.

Apa yang harus kamu lakukan

Jangan khawatir Tidak ada ancaman nyata bagi hidup Anda. Anda bisa mengendalikan serangan panik Anda. Seorang psikolog klinis berlisensi menjelaskan apa yang harus Anda lakukan segera setelah serangan dimulai:

Bagaimana kita bisa menyingkirkan serangan panik selamanya?

Seorang psikolog merekomendasikan mengikuti saran sederhana ini jika Anda ingin melupakan serangan panik:

1. Hindari situasi yang penuh tekanan.
2. Belajarlah untuk rileks (tidur nyenyak, istirahat teratur, makan sehat, renungkan).
3. Konsultasikan dengan dokter, dan periksa seluruh tubuh Anda.
4. Cobalah untuk menemukan alasan terjadinya serangan panik, dan jadilah rasional tentang hal itu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Menggemparkan, Jepang Akan Beli Rudal Jarak Jauh. Untuk Apa?
8 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Situasi keamanan dunia saat ini sedang tidak kondusif. Salah satu yang menyatakan bahwa negara mereka sedang dalam situasi tidak kondusif ...
10 Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan Tubuh
21 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Buah pisang merupakan salah satu buah yang kaya manfaat bagi kesehatan. Hal ini karena buah pisang memiliki kandungan nutrisi seperti kalium dan juga asam ...
Walk In Interview BUMN Bank Mandiri
18 Agustus 2017, by Slesta
Posisi : Sales or Marketing Kualifikasi : Usia 22-32 tahun Pendidikan, S1 (Fresh Graduate) semua jurusan / D3 memiliki pengalaman sales/marketing ...
Putuskan Hubunganmu dengan Dia Jika Kamu Merasakan 3 Hal Ini
16 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dalam mengakhiri sebuah hubungan asmara, tentunya banyak faktor yang mempengaruhinya. Jika faktor tersebut sering kita abaikan, meskipun hubungan ...
Ternyata Rasa Cemas Baik untuk Ingatan Kita, Tapi ...
28 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seringkali kecemasan dianggap salah satu hal yang berbahaya bagi kita. Padahal, rasa cemas ternyata dapat membantu mengingat berbagai hal atau ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis