Tutup Iklan
hijab
  
login Register
4 Cara Mengatasi Serangan Panik

4 Cara Mengatasi Serangan Panik

30 Agustus 2017 | Dibaca : 376x | Penulis : Rindang Riyanti

Banyak orang mengalami kecemasan emosional yang parah karena overstressing, sehingga mengakibatkan serangan panik.

Apa saja gejala utamanya?

1. Serangan panik biasanya ditandai dengan gejala berikut:
2. Panik datang dan pergi dalam waktu singkat dan bertahan sekitar 5-10 menit.
3. Setelah ledakan panik, seluruh tubuh Anda mungkin merasa lelah dan letih. Ini berarti otak Anda mempersiapkan tubuh untuk bahaya nyata dan membutuhkan banyak energi untuk itu.
4. Orang yang menderita serangan panik terkadang merasa sakit badan dan sering mendatangi dokter. Mereka percaya ada ancaman nyata bagi kehidupan mereka.
5. Saat serangan terjadi, Anda mungkin mengalami rasa tidak sadar, seolah melihat diri Anda dari samping. Anda mungkin tidak mengenali tempat itu.
6. Serangan panik adalah pengalaman yang sangat individual. Jarang sekali perilaku seseorang mengungkapkan bahwa dia sedang mengalami serangan panik pada saat itu.

Apa itu serangan panik?

Ada teori yang menjelaskan serangan panik sebagai warisan nenek moyang primitif kita. Dalam situasi berbahaya atau mengancam jiwa, tubuh manusia siap menyerang atau berlari. Pernapasan cepat, eskalasi refleks, dan keringat berlebihan merupakan ciri utama mekanisme bertahan hidup ini. Hari ini situasi stres menimbulkan gejala yang sama, meski mungkin tidak ada ancaman bagi hidup Anda.

Apa yang harus kamu lakukan

Jangan khawatir Tidak ada ancaman nyata bagi hidup Anda. Anda bisa mengendalikan serangan panik Anda. Seorang psikolog klinis berlisensi menjelaskan apa yang harus Anda lakukan segera setelah serangan dimulai:

Bagaimana kita bisa menyingkirkan serangan panik selamanya?

Seorang psikolog merekomendasikan mengikuti saran sederhana ini jika Anda ingin melupakan serangan panik:

1. Hindari situasi yang penuh tekanan.
2. Belajarlah untuk rileks (tidur nyenyak, istirahat teratur, makan sehat, renungkan).
3. Konsultasikan dengan dokter, dan periksa seluruh tubuh Anda.
4. Cobalah untuk menemukan alasan terjadinya serangan panik, dan jadilah rasional tentang hal itu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Prabowo Nyatakan Siap Jadi Calon Presiden di Pilpres 2019
12 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Pilpres 2019 kian mendekat, tahun depan adalah pertarungan dalam merebut RI akan terjadi lagi. Kubu petahana Presiden Joko Widodo sudah dipastikan akan kembali ...
Inilah 5 Cara untuk Membangkitkan Semangat Kerja Setelah Liburan Tahun Baru
20 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Setelah menjalani liburan yang panjang, bagi sebagain besar orang, kembali dnegan rutinitas pekerjaan merupakan suatu hal yang sangat ...
Mau Mengakui Kegagalan, Jadi Cara Ampuh Untuk Bangkit
18 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mengakui dan menerima kegagalan memang suatu hal yang tidak mengenakkan dan menyenangkan. Namun, ternyata dengan cara inilah, seseorang dapat ...
Sering Marah atau Gak Bisa Marah, Yuk Ketahui Fakta Ini Dulu
7 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Bahkan orang yang paling bahagia pun dapat meledak sewaktu-waktu. Rupanya kemarahan adalah emosi alami yang membantu kita mempertahankan diri. Kemarahan, ...
Hati-hati, Bagi Nelayan yang Melaut Saat Cuaca masih Buruk, Sudah Ada 1 Korban Hilang
27 Mei 2018, by Nur Atinal Khusna
Nasib tragis dialami oleh seorang nelayan bernama Safuan (27) warga Meuraksa, Kecamatan Meuredu, Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, hilang tergulung ombak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab