Tutup Iklan
powerman
  
login Register
4 Cara Mengatasi Serangan Panik

4 Cara Mengatasi Serangan Panik

30 Agustus 2017 | Dibaca : 352x | Penulis : Rindang Riyanti

Banyak orang mengalami kecemasan emosional yang parah karena overstressing, sehingga mengakibatkan serangan panik.

Apa saja gejala utamanya?

1. Serangan panik biasanya ditandai dengan gejala berikut:
2. Panik datang dan pergi dalam waktu singkat dan bertahan sekitar 5-10 menit.
3. Setelah ledakan panik, seluruh tubuh Anda mungkin merasa lelah dan letih. Ini berarti otak Anda mempersiapkan tubuh untuk bahaya nyata dan membutuhkan banyak energi untuk itu.
4. Orang yang menderita serangan panik terkadang merasa sakit badan dan sering mendatangi dokter. Mereka percaya ada ancaman nyata bagi kehidupan mereka.
5. Saat serangan terjadi, Anda mungkin mengalami rasa tidak sadar, seolah melihat diri Anda dari samping. Anda mungkin tidak mengenali tempat itu.
6. Serangan panik adalah pengalaman yang sangat individual. Jarang sekali perilaku seseorang mengungkapkan bahwa dia sedang mengalami serangan panik pada saat itu.

Apa itu serangan panik?

Ada teori yang menjelaskan serangan panik sebagai warisan nenek moyang primitif kita. Dalam situasi berbahaya atau mengancam jiwa, tubuh manusia siap menyerang atau berlari. Pernapasan cepat, eskalasi refleks, dan keringat berlebihan merupakan ciri utama mekanisme bertahan hidup ini. Hari ini situasi stres menimbulkan gejala yang sama, meski mungkin tidak ada ancaman bagi hidup Anda.

Apa yang harus kamu lakukan

Jangan khawatir Tidak ada ancaman nyata bagi hidup Anda. Anda bisa mengendalikan serangan panik Anda. Seorang psikolog klinis berlisensi menjelaskan apa yang harus Anda lakukan segera setelah serangan dimulai:

Bagaimana kita bisa menyingkirkan serangan panik selamanya?

Seorang psikolog merekomendasikan mengikuti saran sederhana ini jika Anda ingin melupakan serangan panik:

1. Hindari situasi yang penuh tekanan.
2. Belajarlah untuk rileks (tidur nyenyak, istirahat teratur, makan sehat, renungkan).
3. Konsultasikan dengan dokter, dan periksa seluruh tubuh Anda.
4. Cobalah untuk menemukan alasan terjadinya serangan panik, dan jadilah rasional tentang hal itu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Wakil Gubernur DKI Tinjau Rencana Lokasi Pembangunan Stadion Persija
13 November 2017, by Admin
  Tampang.com - Rencana Pemprov DKI Jakarta membangun stadion sepak bola di Taman BMW, Jakarta Utara kian dimatangkan.  Hal tersebut ...
Ridwan Kamil : Pembangunan Jabar Sesuai Tata Ruang Wilayah
23 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam kampanyenya, Pasangan Rindu atau Ridwan Kamil – UU Ruzhanul Ulum memiliki rencana untuk melakukan pembangunan di Jawa Barat ...
Pernahkah Anda Berpikir Bagaimana Sepatu Ditemukan? Berikut Sejarahnya
19 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sepatu adalah barang yang sangat penting dan berguna ketika bepergian. Kegunaan sepatu sudah bukan rahasia lagi. Ada banyak hal yang didapatkan ketika ...
Fadli Zon Sarankan Jokowi Tak Perlu Keluarkan Perpu Antiterorisme
14 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon berpendapat agar Presiden Joko Widodo tidak perlu mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang soal ...
Timnas U-23 Uji Coba Lawan Syria Persiapan Hadapi Asian Games 2018
16 November 2017, by Admin
Tampang.com  – Tim nasional (timnas) U-23 mendapat kesempatan untuk menguji kekuatan mereka sebelum tampil di Asian Games 2018.  Mereka akan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite