Tutup Iklan
hijab
  
login Register
4 Cara Mengatasi Serangan Panik

4 Cara Mengatasi Serangan Panik

30 Agustus 2017 | Dibaca : 416x | Penulis : Rindang Riyanti

Banyak orang mengalami kecemasan emosional yang parah karena overstressing, sehingga mengakibatkan serangan panik.

Apa saja gejala utamanya?

1. Serangan panik biasanya ditandai dengan gejala berikut:
2. Panik datang dan pergi dalam waktu singkat dan bertahan sekitar 5-10 menit.
3. Setelah ledakan panik, seluruh tubuh Anda mungkin merasa lelah dan letih. Ini berarti otak Anda mempersiapkan tubuh untuk bahaya nyata dan membutuhkan banyak energi untuk itu.
4. Orang yang menderita serangan panik terkadang merasa sakit badan dan sering mendatangi dokter. Mereka percaya ada ancaman nyata bagi kehidupan mereka.
5. Saat serangan terjadi, Anda mungkin mengalami rasa tidak sadar, seolah melihat diri Anda dari samping. Anda mungkin tidak mengenali tempat itu.
6. Serangan panik adalah pengalaman yang sangat individual. Jarang sekali perilaku seseorang mengungkapkan bahwa dia sedang mengalami serangan panik pada saat itu.

Apa itu serangan panik?

Ada teori yang menjelaskan serangan panik sebagai warisan nenek moyang primitif kita. Dalam situasi berbahaya atau mengancam jiwa, tubuh manusia siap menyerang atau berlari. Pernapasan cepat, eskalasi refleks, dan keringat berlebihan merupakan ciri utama mekanisme bertahan hidup ini. Hari ini situasi stres menimbulkan gejala yang sama, meski mungkin tidak ada ancaman bagi hidup Anda.

Apa yang harus kamu lakukan

Jangan khawatir Tidak ada ancaman nyata bagi hidup Anda. Anda bisa mengendalikan serangan panik Anda. Seorang psikolog klinis berlisensi menjelaskan apa yang harus Anda lakukan segera setelah serangan dimulai:

Bagaimana kita bisa menyingkirkan serangan panik selamanya?

Seorang psikolog merekomendasikan mengikuti saran sederhana ini jika Anda ingin melupakan serangan panik:

1. Hindari situasi yang penuh tekanan.
2. Belajarlah untuk rileks (tidur nyenyak, istirahat teratur, makan sehat, renungkan).
3. Konsultasikan dengan dokter, dan periksa seluruh tubuh Anda.
4. Cobalah untuk menemukan alasan terjadinya serangan panik, dan jadilah rasional tentang hal itu.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Makam Bersejarah Bupati Karawang Pertama akan di Perbaiki Tahun ini
12 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Bupati Cantik yang menjadi pemimpin Kota Karawang, Cellica Nurrachadiana, memerintahkan kepada dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan ...
5 Topik Diskusi Ini Harus Dihindari Saat Di Tempat Kerja
19 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Terdapat sejumlah topik yang dapat diangkat saat Anda sedang bekerja dikantor. Anda dapat membahasnya bersama rekan Anda. Namun, jangan ...
FDA Meluncurkan Kampanye Untuk Membantu Perokok Berhenti Merokok
12 Desember 2017, by Slesta
Ketika harus menendang kebiasaan merokok, jika pada awalnya Anda tidak berhasil, coba lagi, kata Administrasi Makanan dan Obat A.S. Untuk membantu mendorong ...
Tips Mengatur Kuangan Keluarga
17 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – ketika Anda telah menikah, sumber penghasilan bukan lagi hanya berasal dari gaji dirimu sendiri melainkan dapat ditambah dengan gaji suami. ...
Betapa Beruntungnya Diri...
8 Maret 2018, by Dika Mustika
Betapa beruntungnya kamu! Ketika kamu bangun tidur, bisa menikmati segarnya udara pagi, bisa merasakan dinginnya air, menikmati hangatnya teh manis, merasakan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab