Tutup Iklan
hijab
  
login Register
20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

7 Juli 2017 | Dibaca : 927x | Penulis : Rio Nur Arifin

Sebanyak 20.000 warga sipil terjebak di wilayah yang dikuasai ISIS di Kota Tua Mosul, dimana pasukan Irak sedang berjuang untuk merebutnya kembali, seorang pejabat senior PBB mengatakan pada hari Kamis.

Lebih dari delapan bulan sejak dimulainya operasi untuk merebut kembali Mosul, ISIS telah kehilangan kendali penuh kota itu.

Namun pertempuran melawan ISIS terakhir sangat berat, dan warga sipil yang tertangkap di tengah pertempuran berada dalam "bahaya ekstrim," koordinator kemanusiaan PBB di Irak, Lise Grande mengatakan.

"Perkiraan kami pada tahap ini adalah bahwa di kantong akhir Kota Tua, mungkin ada 15.000 warga sipil, bahkan mungkin sampai 20.000 orang.

"Orang-orang yang masih terjebak di dalam kota ini berada dalam kondisi yang mengerikan," mereka menghadapi kekurangan makanan, katanya.

"Mereka berada dalam bahaya yang sangat parah dari pemboman, dari tembakan artileri. Pejuang (ISIS) yang masih ada secara langsung menargetkan warga sipil jika mereka mencoba kabur."

Pertarungan tersebut telah mendorong 915.000 orang untuk meninggalkan rumah mereka, hampir 700.000 di antaranya masih mengungsi.

"Kami melampaui skenario terburuk kami lebih dari sebulan yang lalu. Dalam skenario terburuk kami, kami memperkirakan 750.000 orang akan melarikan diri," kata Grande.

Kerusakan yang disebabkan oleh pertempuran di Mosul barat dan biaya untuk mengatasinya sangatlah besar.

Ada "44 perumahan di Mosul barat. Enam hampir hancur total. Dua puluh dua lingkungan rusak sedang dan 16 rusak ringan," kata Grande.

Berdasarkan sebuah penilaian awal, tahap pertama "stabilisasi" di Mosul barat yang mencakup layanan dasar, infrastruktur, perumahan, pendidikan dan kantor polisi akan menelan biaya $ 707 juta.

Itu hampir dua kali lipat dari angka yang diharapkan, "karena tingkat kerusakan di Mosul barat jauh lebih tinggi dari yang kita takutkan," katanya.

ISIS menyerbu daerah-daerah yang luas di utara dan barat Baghdad pada tahun 2014, namun pasukan Irak yang didukung oleh serangan udara pimpinan AS dan dukungan lainnya berhasil mendapatkan kembali sebagian besar tanah yang mereka hilang.

Namun bagaimanapun pengambilan kembali Mosul tidak menandai berakhirnya perang melawan ISIS.

 

Sumber: timesofindia.indiatimes.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Akibat Fatal Keramas Sebelum Tidur
18 April 2018, by oteli w
Akibat Salah Keramas Sebelum Tidur   Keramas adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga kebersihan dan keindahan rambut. Karena alasan kebersihan, ...
Timnas Sepak Bola Indonesia Masuk Grup Neraka di Sea Games 2017
8 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Hasil Undian penentuan Grup untuk cabang sepak bola pada Sea Games 2017 di Malaysia, menempatkan Timnas U-22 masuk kedalam Grup B bersama ...
KPK Kembali Tangkap 9 Orang Terduga Kasus Korupsi, Diantaranya Ada Anggota DPR
5 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Masalah korupsi di Indonesia merupakan masalah yang sangat sulit diberantas hingga ke akarnya dan berharap tidak terjadi lagi. Sekalipun sudah ada lembaga yang ...
Bahaya yang Harus Diwaspadai Pengguna Vape
29 Juni 2018, by oteli w
Bahaya Yang Harus Diwaspadai Pengguna Vape Beragam cara dilakukan orang untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Salah satu alternatif yang paling banyak ...
isis
2 Mei 2017, by Gatot Swandito
Di saat perhatian media sedang tertuju pada perhelatan Pilgub DKI Jakarta 2017, Allan Nairn menyeruak lewat laporannya. Laporan yang diakui Nairm sebagai hasil ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab