Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

7 Juli 2017 | Dibaca : 278x | Penulis : Rio Nur Arifin

Sebanyak 20.000 warga sipil terjebak di wilayah yang dikuasai ISIS di Kota Tua Mosul, dimana pasukan Irak sedang berjuang untuk merebutnya kembali, seorang pejabat senior PBB mengatakan pada hari Kamis.

Lebih dari delapan bulan sejak dimulainya operasi untuk merebut kembali Mosul, ISIS telah kehilangan kendali penuh kota itu.

Namun pertempuran melawan ISIS terakhir sangat berat, dan warga sipil yang tertangkap di tengah pertempuran berada dalam "bahaya ekstrim," koordinator kemanusiaan PBB di Irak, Lise Grande mengatakan.

"Perkiraan kami pada tahap ini adalah bahwa di kantong akhir Kota Tua, mungkin ada 15.000 warga sipil, bahkan mungkin sampai 20.000 orang.

"Orang-orang yang masih terjebak di dalam kota ini berada dalam kondisi yang mengerikan," mereka menghadapi kekurangan makanan, katanya.

"Mereka berada dalam bahaya yang sangat parah dari pemboman, dari tembakan artileri. Pejuang (ISIS) yang masih ada secara langsung menargetkan warga sipil jika mereka mencoba kabur."

Pertarungan tersebut telah mendorong 915.000 orang untuk meninggalkan rumah mereka, hampir 700.000 di antaranya masih mengungsi.

"Kami melampaui skenario terburuk kami lebih dari sebulan yang lalu. Dalam skenario terburuk kami, kami memperkirakan 750.000 orang akan melarikan diri," kata Grande.

Kerusakan yang disebabkan oleh pertempuran di Mosul barat dan biaya untuk mengatasinya sangatlah besar.

Ada "44 perumahan di Mosul barat. Enam hampir hancur total. Dua puluh dua lingkungan rusak sedang dan 16 rusak ringan," kata Grande.

Berdasarkan sebuah penilaian awal, tahap pertama "stabilisasi" di Mosul barat yang mencakup layanan dasar, infrastruktur, perumahan, pendidikan dan kantor polisi akan menelan biaya $ 707 juta.

Itu hampir dua kali lipat dari angka yang diharapkan, "karena tingkat kerusakan di Mosul barat jauh lebih tinggi dari yang kita takutkan," katanya.

ISIS menyerbu daerah-daerah yang luas di utara dan barat Baghdad pada tahun 2014, namun pasukan Irak yang didukung oleh serangan udara pimpinan AS dan dukungan lainnya berhasil mendapatkan kembali sebagian besar tanah yang mereka hilang.

Namun bagaimanapun pengambilan kembali Mosul tidak menandai berakhirnya perang melawan ISIS.

 

Sumber: timesofindia.indiatimes.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ibu Rumah Tangga, Ingin Sukses Bisnis Online? Inilah 5 Tipsnya
2 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Siapa bilang ibu rumah tangga tidak bisa berbisnis? Meskipun waktu sehari – hari dihabiskan di dalam rumah, Ibu rumah tangga pun ...
Bahas Pilpres 2019: Agus Harimurti Yudhoyono  Bertemu Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno
21 Mei 2018, by oteli w
Bahas Pilpres 2019: Agus Harimurti Yudhoyono  Bertemu Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno   Ketua Komando Tugas Bersama ...
Martha, Juara Dunia dalam Kategori Anjing Terjelek
20 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Pada usianya yang ke 3 tahun dengan berat 125 pon, Martha berhasil mencapai puncak dan menjadi juara atas Kontes Anjing Paling Jelek tahun ini di Petaluma, ...
Soal Kedatangan Ronaldo ke Juventus, Buffon Enggan Berkomentar Panjang Lebar
31 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Siapa yang tak kenal dengan Gianluigi Buffon salah kiper terbaik di dunia. Sebelumnya Buffon memperkuat Juventus dalam waktu yang  cukup lama bahkan ia ...
4 Kebiasaan di Akhir Pekan Ini Bantu Kamu Lebih Produktif Ketika Bekerja
29 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bekerja produktif tak melulu menuntut kita selalu mengerjakan pekerjaan dimanapun dan kapanpun. Pekerja produktif pun memerlukan waktu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman