Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

7 Juli 2017 | Dibaca : 320x | Penulis : Rio Nur Arifin

Sebanyak 20.000 warga sipil terjebak di wilayah yang dikuasai ISIS di Kota Tua Mosul, dimana pasukan Irak sedang berjuang untuk merebutnya kembali, seorang pejabat senior PBB mengatakan pada hari Kamis.

Lebih dari delapan bulan sejak dimulainya operasi untuk merebut kembali Mosul, ISIS telah kehilangan kendali penuh kota itu.

Namun pertempuran melawan ISIS terakhir sangat berat, dan warga sipil yang tertangkap di tengah pertempuran berada dalam "bahaya ekstrim," koordinator kemanusiaan PBB di Irak, Lise Grande mengatakan.

"Perkiraan kami pada tahap ini adalah bahwa di kantong akhir Kota Tua, mungkin ada 15.000 warga sipil, bahkan mungkin sampai 20.000 orang.

"Orang-orang yang masih terjebak di dalam kota ini berada dalam kondisi yang mengerikan," mereka menghadapi kekurangan makanan, katanya.

"Mereka berada dalam bahaya yang sangat parah dari pemboman, dari tembakan artileri. Pejuang (ISIS) yang masih ada secara langsung menargetkan warga sipil jika mereka mencoba kabur."

Pertarungan tersebut telah mendorong 915.000 orang untuk meninggalkan rumah mereka, hampir 700.000 di antaranya masih mengungsi.

"Kami melampaui skenario terburuk kami lebih dari sebulan yang lalu. Dalam skenario terburuk kami, kami memperkirakan 750.000 orang akan melarikan diri," kata Grande.

Kerusakan yang disebabkan oleh pertempuran di Mosul barat dan biaya untuk mengatasinya sangatlah besar.

Ada "44 perumahan di Mosul barat. Enam hampir hancur total. Dua puluh dua lingkungan rusak sedang dan 16 rusak ringan," kata Grande.

Berdasarkan sebuah penilaian awal, tahap pertama "stabilisasi" di Mosul barat yang mencakup layanan dasar, infrastruktur, perumahan, pendidikan dan kantor polisi akan menelan biaya $ 707 juta.

Itu hampir dua kali lipat dari angka yang diharapkan, "karena tingkat kerusakan di Mosul barat jauh lebih tinggi dari yang kita takutkan," katanya.

ISIS menyerbu daerah-daerah yang luas di utara dan barat Baghdad pada tahun 2014, namun pasukan Irak yang didukung oleh serangan udara pimpinan AS dan dukungan lainnya berhasil mendapatkan kembali sebagian besar tanah yang mereka hilang.

Namun bagaimanapun pengambilan kembali Mosul tidak menandai berakhirnya perang melawan ISIS.

 

Sumber: timesofindia.indiatimes.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Game Android Terbaik Offline Untuk Ponselmu
23 April 2017, by Ayu
Android dan game adalah dua hal yang sudah tidak dapat dipisahkan. Fungsi ponsel yang sudah banyak  berubah dari alat komunikasi biasa menjadi alat ...
Wiranto Berharap Purnawirawan harus Tetap Solid dalam Mengawal NKRI
24 November 2017, by Admin
Tampang.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto (Menko Polhukam) mengaku bangga kepada seluruh Purnawirawan Angkatan Bersenjata ...
Pariwisata Belitung Dikembangkan Oleh Pemerintah Setelah Danau Toba
1 November 2017, by Slesta
Tampang.com – Program pemerintah terkait pengembangan pariwisata begitu gencar dilakukan saat ini. Setalah pengembangan wisata Danau Toba, saat ini ...
Waduh, Merokok Juga Ternyata Mengancam Kesehatan Mata
4 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dampak dari merokok ternyata tak hanya kanker saja. Jika tembakau dikonsumsi secara berkepanjangan mulai dari 5-10 tahun, ternyata mampu ...
Sering Buat Kegaduhan, Amien Rais Disarankan Segera Pensiun Dari Dunia Politik
18 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Bukan sekali dua kali Amine Rais mengeluarkan pernyataan yang dianggap menimbulkan polemik. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyampaikan agar ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis