Tutup Iklan
JusKulitManggis
  
login Register
20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

7 Juli 2017 | Dibaca : 294x | Penulis : Rio Nur Arifin

Sebanyak 20.000 warga sipil terjebak di wilayah yang dikuasai ISIS di Kota Tua Mosul, dimana pasukan Irak sedang berjuang untuk merebutnya kembali, seorang pejabat senior PBB mengatakan pada hari Kamis.

Lebih dari delapan bulan sejak dimulainya operasi untuk merebut kembali Mosul, ISIS telah kehilangan kendali penuh kota itu.

Namun pertempuran melawan ISIS terakhir sangat berat, dan warga sipil yang tertangkap di tengah pertempuran berada dalam "bahaya ekstrim," koordinator kemanusiaan PBB di Irak, Lise Grande mengatakan.

"Perkiraan kami pada tahap ini adalah bahwa di kantong akhir Kota Tua, mungkin ada 15.000 warga sipil, bahkan mungkin sampai 20.000 orang.

"Orang-orang yang masih terjebak di dalam kota ini berada dalam kondisi yang mengerikan," mereka menghadapi kekurangan makanan, katanya.

"Mereka berada dalam bahaya yang sangat parah dari pemboman, dari tembakan artileri. Pejuang (ISIS) yang masih ada secara langsung menargetkan warga sipil jika mereka mencoba kabur."

Pertarungan tersebut telah mendorong 915.000 orang untuk meninggalkan rumah mereka, hampir 700.000 di antaranya masih mengungsi.

"Kami melampaui skenario terburuk kami lebih dari sebulan yang lalu. Dalam skenario terburuk kami, kami memperkirakan 750.000 orang akan melarikan diri," kata Grande.

Kerusakan yang disebabkan oleh pertempuran di Mosul barat dan biaya untuk mengatasinya sangatlah besar.

Ada "44 perumahan di Mosul barat. Enam hampir hancur total. Dua puluh dua lingkungan rusak sedang dan 16 rusak ringan," kata Grande.

Berdasarkan sebuah penilaian awal, tahap pertama "stabilisasi" di Mosul barat yang mencakup layanan dasar, infrastruktur, perumahan, pendidikan dan kantor polisi akan menelan biaya $ 707 juta.

Itu hampir dua kali lipat dari angka yang diharapkan, "karena tingkat kerusakan di Mosul barat jauh lebih tinggi dari yang kita takutkan," katanya.

ISIS menyerbu daerah-daerah yang luas di utara dan barat Baghdad pada tahun 2014, namun pasukan Irak yang didukung oleh serangan udara pimpinan AS dan dukungan lainnya berhasil mendapatkan kembali sebagian besar tanah yang mereka hilang.

Namun bagaimanapun pengambilan kembali Mosul tidak menandai berakhirnya perang melawan ISIS.

 

Sumber: timesofindia.indiatimes.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Terobosan Baru... Lensa Kontak Bisa Cegah Diabetes
29 Januari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Pemakai lensa kontak pasti bahagia mendengar kabar baik jika lensa kontak yang dipakai bisa melindungi dari serangan diabetes. Lensa kontak ini ...
Dradjad: Rakyat Jakarta Memberikan Mandat Anies-Sandi untuk Membatalkan Reklamasi!
15 Oktober 2017, by Zeal
tampang - Dradjad Hari Wibowo, Anggota Majelis Pertimbangan Partai Partai Amanat Nasional (PAN), angkat bicara mengenai isu reklamasi di Teluk Jakarta. Dradjad ...
Fadli zon Mengakui Keputusan Gerindra Usung Prabowo Capres 2019 Final
9 Juli 2018, by oteli w
Fadli zon Mengakui Keputusan Gerindra Usung Prabowo Capres 2019 Final Beredar isu tentang semakin banyaknya nama-nama yang muncul sebagai capres 2019, Wakil ...
Mengatasi Rasa Ragu dan Takut Saat Interview Gaji
1 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pasti senang ya guys lamaran kita diterima dan kita mendapat panggilan test, dan kita lolos juga hingga akhirnya tahap terakhir interview masalah ...
Mengapa Golongan Darah Ab Disebut Langka?
25 Mei 2018, by oteli w
Mengapa Golongan Darah Ab Disebut Langka? Golongan darah tiap individu berbeda-beda. Perbedaan golongan darah dikelompokkan dalam tipe A, B, AB, atau O. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite