Tutup Iklan
powerman
  
login Register
20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

20.000 Warga Mosul, Iraq, Terjebak dalam Kekuasaan ISIS

7 Juli 2017 | Dibaca : 244x | Penulis : Rio Nur Arifin

Sebanyak 20.000 warga sipil terjebak di wilayah yang dikuasai ISIS di Kota Tua Mosul, dimana pasukan Irak sedang berjuang untuk merebutnya kembali, seorang pejabat senior PBB mengatakan pada hari Kamis.

Lebih dari delapan bulan sejak dimulainya operasi untuk merebut kembali Mosul, ISIS telah kehilangan kendali penuh kota itu.

Namun pertempuran melawan ISIS terakhir sangat berat, dan warga sipil yang tertangkap di tengah pertempuran berada dalam "bahaya ekstrim," koordinator kemanusiaan PBB di Irak, Lise Grande mengatakan.

"Perkiraan kami pada tahap ini adalah bahwa di kantong akhir Kota Tua, mungkin ada 15.000 warga sipil, bahkan mungkin sampai 20.000 orang.

"Orang-orang yang masih terjebak di dalam kota ini berada dalam kondisi yang mengerikan," mereka menghadapi kekurangan makanan, katanya.

"Mereka berada dalam bahaya yang sangat parah dari pemboman, dari tembakan artileri. Pejuang (ISIS) yang masih ada secara langsung menargetkan warga sipil jika mereka mencoba kabur."

Pertarungan tersebut telah mendorong 915.000 orang untuk meninggalkan rumah mereka, hampir 700.000 di antaranya masih mengungsi.

"Kami melampaui skenario terburuk kami lebih dari sebulan yang lalu. Dalam skenario terburuk kami, kami memperkirakan 750.000 orang akan melarikan diri," kata Grande.

Kerusakan yang disebabkan oleh pertempuran di Mosul barat dan biaya untuk mengatasinya sangatlah besar.

Ada "44 perumahan di Mosul barat. Enam hampir hancur total. Dua puluh dua lingkungan rusak sedang dan 16 rusak ringan," kata Grande.

Berdasarkan sebuah penilaian awal, tahap pertama "stabilisasi" di Mosul barat yang mencakup layanan dasar, infrastruktur, perumahan, pendidikan dan kantor polisi akan menelan biaya $ 707 juta.

Itu hampir dua kali lipat dari angka yang diharapkan, "karena tingkat kerusakan di Mosul barat jauh lebih tinggi dari yang kita takutkan," katanya.

ISIS menyerbu daerah-daerah yang luas di utara dan barat Baghdad pada tahun 2014, namun pasukan Irak yang didukung oleh serangan udara pimpinan AS dan dukungan lainnya berhasil mendapatkan kembali sebagian besar tanah yang mereka hilang.

Namun bagaimanapun pengambilan kembali Mosul tidak menandai berakhirnya perang melawan ISIS.

 

Sumber: timesofindia.indiatimes.com

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kekecewaan EXO-L di MAMA 2017  Hinggal Mengeluarkan Petisi untuk MAMA
4 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Penggemar EXO atau yang dikenal dengan nama EXO-L, yang berasal dari Korea dan global belum lama ini mengajukan petisi kepada pemerintah Korea ...
Tim Piala Uber Indonesia Gagal ke Semifinal, Menpora Angkat Bicara
25 Mei 2018, by oteli w
Tim Piala Uber Indonesia Gagal ke Semifinal, Menpora Angkat Bicara Tim putri Indonesia kandas di perempat final setelah dikalahkan tuan rumah Thailand ...
6 Kebiasaan Buruk Merawat Kulit yang Bikin Kulit Tampak Tua
21 Desember 2017, by Retno Indriyani
Perawatan untuk mendapatkan kulit idaman sangat perlu dilakukan setiap hari. Banyak wanita yang ingin tampak awet muda walaupun usianya sudah memasuki kepala ...
Scan Code QR jadi Sistem Mengemis Modern di Tiongkok
18 Desember 2017, by Retno Indriyani
Teknologi yang semakin berkembang pesat bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa bisa ikut merasakan perkembangan zaman ...
Facebook : Mark Zuckerberg Angkat Bicara Soal Kebocoran Data
12 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Kasus kebocoran data yang dialami oleh Facebook masih belum selesai sampai saat ini. Banyak pihak yang merasa dirugikan dengan kejadian ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman