Tutup Iklan
hijab
  
login Register
2 Kata yang Bedakan Kamu Sebagai Pecundang atau Pejuang

2 Kata yang Bedakan Kamu Sebagai Pecundang atau Pejuang

13 November 2017 | Dibaca : 943x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Cara berpikir seseorang memang dapat menjadi satu faktor yang mengubah suatu hal. Hanya dengan niat dan tekad saja, manusia memiliki kemungkinan untuk melakukan semua hal. Dengan sugesti yang baik, maka kemungkinan kita menjadi seseorang yang lebih baik.

Salah satu yang membedakan seorang pecundang dan pejuang ternyata dapat terhubung dengan sugesti yang mereka terima. Sugesti tersebut adalah " I Can't" (Saya Tidak Bisa) dan " I Don't" (Saya Tidak).

Dikutip dari laman Inc., salah satu penelitian menyebutkan bahwa cara paling ampuh untuk menjamin pencapaian seseorang dapat dilihat dari penggunaan kata "Saya tidak bisa" dan "Saya tidak ...". Penelitian ini telah diterbitkan di Journal of Consumer Research.

Peserta yang ingin memiliki kebiasaan makan yang lebih sehat diminta untuk mengatakan "Saya tidak makan kue" atau "Saya tidak bisa makan kue" saat menghadapi pilihan yang mewakili gaya hidup tidak sehat seperti cokelat atau kesempatan untuk melewatkan olahraga.

Hasilnya, mereka yang menggunakan ungkapan "Saya tidak..." sebelum menolak 'godaan' cenderung memilih alternatif yang lebih sehat daripada mereka yang menggunakan ungkapan "Saya tidak bisa."

Studi lain menunjukkan bahwa 80 persen wanita yang berlatih untuk mendapatkan tubuh bugar sesuai impian menggunakan frase "Saya tidak..." bertahan lebih lama dalam upaya mereka untuk mencapai tujuan.

Sementara 90 persen dari mereka yang menggunakan frase "Saya tidak bisa" gagal menyelesaikan keseluruhan penelitian, karena begitu mudah kembali ke kebiasaan tidak sehat.

Dengan kata lain, mereka yang menggunakan kata "Saya tidak..." secara tak langsung menanamkan pikiran bahwa mereka memiliki kekuatan besar untuk mengambil atau tidak mengambil pilihan di dalam hidup mereka.

Meskipun terlihat sepele, ketika kita menggunakan frase "Saya tidak..." dan bukannya "Saya tidak bisa," kita akan mengalami peningkatan motivasi dan perasaan mampu di dalam diri.

Perbedaan dalam bahasa ini memiliki efek luar biasa terhadap apa yang kita pikirkan dan bagaimana kita bertindak, karena kedua ungkapan kecil ini menghasilkan efek psikologis yang sangat berbeda.

Seperti yang dikatakan oleh Oliver Burkeman, jurnalis dan penulis buku The Antidote: Happiness for People Who Can Not Stand Positive Thinking, "Frase 'tidak bisa' menyiratkan hambatan dari luar yang membuat kita merasa tidak berdaya.

Sebaliknya, mengatakan bahwa Anda 'tidak' melakukan sesuatu mengisyaratkan otonomi dan juga komitmen jangka panjang. "

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Apa Penyakit Fibromyalgia  yang Banyak di Derita Selebriti  Wanita
16 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Baru-baru ini muncul banyak penyakit yang diderita oleh pesohor atau selebriti wanita mancanegara atau tanah air banyak yang mengalami. Memang ...
2021 Indonesia Ditargetkan Swasembada Bawang Putih
25 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Swasembada bawang putih telah menjadi target Kementrian Pertanian (kementan) yang ingin direalisasikan pada tahun 2021. Dalam upaya ...
Tumbangkan Milan, Juventus Kokoh di Puncak Klasemen
1 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Nyonya Tua kembali menunjukkan taringnya dengan menggulung tamunya AC Milan di Alianz Stadium Markas Juventus dengan skor cukup telak 3-1, Minggu ...
Cerita di Balik Nama “Tahanan PBB” yang Disandang Remaja Ini
30 November 2017, by Rindang Riyanti
  Apalah artinya sebuah nama. Itu adalah sebuah ungkapan populer untuk tidak mempermasalahkan arti dari sebuah nama. Namun ada yang unik dan ...
Ulurkan Tanganmu, Bukan Handphone-mu!
16 Februari 2018, by Dika Mustika
Perkembangan teknologi memang banyak manfaatnya. Berbagai kemudahan banyak kita rasakan. Teknologi dapat memperpendek jarak juga mendekatkan yang jauh. Sebagai ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview