Pada 29 Maret 2025, sebuah kecelakaan tragis melibatkan sedan listrik Xiaomi SU7 terjadi di jalan tol Dezhou–Shangrao, provinsi Anhui, Tiongkok, menewaskan tiga mahasiswi yang berada di dalam kendaraan tersebut. Insiden ini menyoroti potensi risiko yang terkait dengan teknologi mengemudi otonom dan menimbulkan pertanyaan tentang keselamatan kendaraan listrik modern.Wikipedia
Kronologi Kecelakaan
Menurut laporan dari Reuters, kendaraan tersebut sedang dalam mode Navigate on Autopilot (NOA) dengan kecepatan 116 km/jam sebelum kecelakaan terjadi. Sistem NOA mengeluarkan peringatan tentang hambatan di depan, dan pengemudi mengambil alih kendali beberapa detik sebelum tabrakan. Meskipun upaya untuk memperlambat, mobil tersebut menabrak tiang semen dengan kecepatan 97 km/jam. Laporan dari CarNewsChina menyebutkan bahwa setelah tabrakan, kendaraan tersebut terbakar, yang menyebabkan ketiga penumpang terjebak di dalamnya.
Tanggapan Xiaomi
Xiaomi, yang dikenal sebagai produsen ponsel pintar dan perangkat elektronik lainnya, memasuki pasar kendaraan listrik dengan meluncurkan SU7 pada Maret 2024. Perusahaan ini menyatakan kesedihan mendalam atas insiden tersebut dan menegaskan komitmennya untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang dalam investigasi. Xiaomi juga telah menyerahkan data berkendara dan sistem terkait kepada polisi untuk membantu proses penyelidikan.