9. NFC yang Lebih Fleksibel
Fitur NFC di Android lebih terbuka untuk berbagai fungsi, seperti membaca tag NFC untuk otomatisasi atau berbagi data. Beberapa ponsel Android juga memanfaatkan NFC untuk lebih dari sekadar pembayaran.
Sementara itu, NFC di iPhone dulu sangat terbatas pada Apple Pay, dan meskipun kemampuannya telah diperluas, fungsionalitasnya masih tidak seterbuka Android. Liputan6
10. USB-C dengan Fleksibilitas Lebih Besar
Walaupun iPhone terbaru pindah ke port USB-C, implementasi di Android seringkali menawarkan kemampuan lebih luas, termasuk output video ke monitor eksternal atau dukungan berbagai perangkat periferal dengan kecepatan tinggi.
Di iPhone, Apple cenderung mengontrol kompatibilitas dan fitur USB-C lebih ketat, sehingga pengalaman pengguna bisa terasa kurang fleksibel jika dibandingkan Android. Liputan6
Kenapa Fitur-Fitur Ini Belum Hadir di iPhone?
Alasan utama perbedaan ini bukan sekadar kurangnya teknologi, tetapi perbedaan filosofi desain dan strategi antara Google dan Apple. Android memilih pendekatan lebih terbuka dan fleksibel, sedangkan Apple fokus pada keamanan, privasi, pengalaman pengguna yang konsisten, dan kontrol ekosistem yang ketat. Pendekatan Apple sering dianggap lebih aman dan sederhana, tetapi juga membuat beberapa fitur Android terasa “tidak mungkin” datang ke iPhone dalam waktu dekat. Liputan6
Sepanjang 2025, pengalaman Android dan iPhone tetap berbeda secara fundamental. Android unggul dalam hal kebebasan pengguna, kustomisasi, dan kontrol sistem, sedangkan iPhone bertahan pada konsistensi pengalaman dan keamanan tinggi. Bagi pengguna yang menginginkan fleksibilitas penuh, Android masih unggul dalam banyak aspek yang belum bisa ditandingi iPhone.