Android menawarkan fitur mode pengguna ganda atau profil tamu, yang berguna saat satu perangkat dipakai oleh beberapa orang. Setiap profil bisa memiliki aplikasi, data, dan pengaturan terpisah.
iPhone tidak punya dukungan profil pengguna seperti ini, sehingga satu perangkat hanya bisa dipakai dengan satu Apple ID secara penuh. Liputan6
5. Akses Sistem File Lebih Terbuka
Android memberikan akses file system yang lebih luas, mirip desktop, sehingga pengguna bisa menavigasi folder, memindahkan file, atau bahkan memakai aplikasi manajemen file pihak ketiga secara bebas.
iOS memiliki aplikasi Files, tetapi aksesnya masih sangat terbatas dan lebih condong ke cloud storage daripada struktur perangkat. Liputan6
6. Pengaturan Aplikasi Default yang Lebih Luas
Android memberi keleluasaan pengguna untuk memilih aplikasi default untuk banyak fungsi seperti browser, SMS, peluncur UI, dan lain-lain sesuai keinginan.
Sementara iPhone hanya mulai membuka sedikit opsi default (misalnya browser atau email), iOS masih lebih terbatas jika dibandingkan dengan kontrol Android. Liputan6
7. Pengisian Daya Nirkabel Terbalik (Reverse Wireless Charging)
Beberapa ponsel Android kelas atas mendukung pengisian nirkabel terbalik, yang bisa mengisi daya earbud atau ponsel lain hanya dengan meletakkannya di bagian belakang. Liputan6
iPhone belum punya dukungan resmi untuk pengisian nirkabel terbalik, meski beberapa model bisa melakukan reverse charging lewat kabel USB-C untuk aksesori tertentu. Liputan6
8. Notifikasi Lebih Canggih & Riwayat Notifikasi
Sistem notifikasi Android dinilai lebih kuat dan dapat disesuaikan. Android mempunyai fitur seperti notification channels yang memungkinkan kamu menentukan prioritas notifikasi secara detail, plus ada riwayat notifikasi untuk melihat kembali pesan yang terhapus.
iPhone memiliki pengelompokan notifikasi dan beberapa kontrol, tetapi belum setingkat granular Android, dan tanpa riwayat notifikasi terintegrasi. Liputan6