Selain itu, Islam juga memberikan panduan tentang bagaimana umat Muslim harus bersikap dalam interaksi sehari-hari dengan non-Muslim. Misalnya, Islam melarang umatnya untuk mencela atau menghina agama lain. Hal ini bertujuan untuk menjaga keharmonisan dan menghindari konflik yang tidak perlu. Sebaliknya, umat Muslim dianjurkan untuk berdiskusi dengan cara yang baik dan santun jika ada perbedaan pendapat atau keyakinan.
Dalam konteks kehidupan modern, pandangan Islam tentang hubungan sosial dengan non-Muslim menjadi semakin relevan. Di era globalisasi, interaksi antara umat beragama tidak dapat dihindari. Umat Muslim hidup berdampingan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang agama dan budaya. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk memahami dan menerapkan ajaran Islam tentang toleransi dan keadilan dalam hubungan sosial.
Islam juga mengajarkan bahwa umat Muslim boleh bekerja sama dengan non-Muslim dalam hal-hal yang bersifat kebaikan dan kemaslahatan bersama. Misalnya, dalam bidang ekonomi, pendidikan, atau sosial, umat Muslim diperbolehkan untuk menjalin kerjasama dengan non-Muslim selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Kerjasama ini dapat memperkuat hubungan sosial dan menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.