COO Danantara, Dony Oskaria, juga menegaskan bahwa seluruh BUMN akan masuk ke dalam Danantara sebelum RUPS mendatang. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan untuk memastikan tata kelola yang baik dan transparan.
Dengan masuknya Tony Blair sebagai pengawas, banyak pihak berharap Danantara dapat menjalankan misinya dengan lebih efektif dan kredibel di mata investor global.
Namun, tantangan terbesar adalah memastikan bahwa pengelolaan investasi ini benar-benar membawa manfaat bagi perekonomian Indonesia, bukan hanya menguntungkan segelintir pihak.
Ke depan, publik akan menantikan langkah-langkah konkret dari Danantara dalam mengoptimalkan aset BUMN serta menarik lebih banyak investasi strategis demi pertumbuhan ekonomi nasional.