Tampang
Banner Ads

Pendidikan Diubah Demi Industri? Kurikulum Baru Tuai Pro dan Kontra

7 Mei 2025 10:10 wib. 1.214
0 0
ilustrasi siswa dan pabrik industri
Sumber foto: iStock

Tampang.com | Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kembali melontarkan wacana penyelarasan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia industri. Gagasan ini disebut sebagai bagian dari strategi besar “link and match” agar lulusan sekolah dan perguruan tinggi langsung siap kerja.

Namun di tengah gencarnya kampanye ini, muncul pro dan kontra dari berbagai pihak. Sebagian menyambut baik, sebagian lagi mengkritik keras.

Banner Ads

Tujuan: Reduksi Pengangguran Terdidik
Menurut data BPS, tingkat pengangguran terbuka (TPT) untuk lulusan SMA dan sarjana masih tinggi, mencapai 8–9% per awal 2025. Hal ini dianggap karena adanya mismatch antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.

“Kurikulum harus adaptif. Kita butuh SDM yang sesuai dengan tantangan zaman, bukan sekadar gelar,” ujar Dirjen Vokasi Kemendikbud, Kiki Yuliati, dalam konferensi pers awal tahun ini.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

Banner Ads

BACA BERITA LAINNYA

Brio Revolt
0 Suka, 0 Komentar, 30 Mei 2024

POLLING

Siapakah Presiden Pilihan Gen Z
Banner Ads
Banner Ads