Tampang

Benarkah Anak di Bawah 2 Tahun Jika Sakit Demam Jangan Langsung Diberi Obat?

28 Agu 2025 14:00 wib. 46
0 0
Demam
Sumber foto: Canva

Demam pada anak, terutama yang berusia di bawah dua tahun, seringkali membuat orang tua panik. Refleks pertama yang muncul adalah memberikan obat penurun panas. Ada saran yang kerap terdengar: jangan langsung buru-buru memberi obat. Benarkah demikian? Memahami demam dan cara kerjanya pada tubuh anak adalah kunci untuk mengambil keputusan yang tepat dan aman, tidak hanya berdasarkan rasa khawatir semata.

Memahami Demam sebagai Respons Tubuh, Bukan Musuh

Demam bukanlah penyakit, melainkan respons alami dan mekanisme pertahanan tubuh terhadap infeksi. Ketika virus, bakteri, atau kuman lain masuk, otak akan menaikkan suhu tubuh sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang tidak nyaman bagi patogen tersebut. Dengan kata lain, demam adalah tanda bahwa sistem kekebalan tubuh anak sedang bekerja keras melawan penyakit.

Pada dasarnya, demam membantu tubuh anak melawan infeksi. Saat suhu tubuh meningkat, produksi sel darah putih dan antibodi juga ikut meningkat, mempercepat proses penyembuhan. Pemberian obat penurun panas, atau antipiretik, secara berlebihan atau terlalu cepat dapat menghambat proses alami ini. Oleh karena itu, para ahli kesehatan seringkali menyarankan untuk tidak langsung memberi obat jika demam masih tergolong ringan.

Kapan Pemberian Obat Penurun Panas Dibutuhkan

Keputusan untuk memberikan obat penurun panas harus didasarkan pada kondisi anak, bukan hanya pada angka di termometer. Demam yang ringan (sekitar 38°C - 38.5°C) biasanya tidak memerlukan obat jika anak masih aktif, mau bermain, dan bisa minum. Dalam kasus ini, tujuan utama orang tua adalah membuat anak merasa nyaman.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Apakah Aman Minum Kopi Saat Sahur?
0 Suka, 0 Komentar, 16 Mar 2024

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?