Tampang

Benarkah Anak di Bawah 2 Tahun Jika Sakit Demam Jangan Langsung Diberi Obat?

28 Agu 2025 14:00 wib. 43
0 0
Demam
Sumber foto: Canva

Namun, pemberian obat penurun panas sangat dianjurkan jika anak menunjukkan gejala-gejala berikut:

  • Suhu Sangat Tinggi: Demam mencapai 38.9°C atau lebih, terutama jika disertai gejala lain yang mengkhawatirkan.
  • Anak Terlihat Sangat Lemas dan Rewel: Jika demam membuat anak tidak nyaman, rewel, sulit tidur, atau kehilangan nafsu makan dan minum secara signifikan, obat bisa membantu meringankan gejalanya.
  • Memiliki Riwayat Kejang Demam: Anak dengan riwayat kejang demam (febrile seizure) memerlukan penanganan cepat untuk mencegah terulangnya kejang. Dokter biasanya akan merekomendasikan obat penurun panas segera setelah demam mulai terdeteksi.

Penting untuk diingat, jenis obat yang diberikan pada anak harus sesuai dengan anjuran dokter dan dosis yang tepat berdasarkan berat badan anak, bukan hanya usianya. Penggunaan obat yang tidak tepat bisa menyebabkan efek samping yang serius.

Perawatan Alternatif untuk Memberikan Kenyamanan

Selain obat, ada beberapa cara alami dan aman untuk membantu anak merasa lebih nyaman saat demam:

  • Kompres Hangat: Kompres air hangat pada dahi, ketiak, atau lipatan paha dapat membantu menurunkan suhu tubuh secara bertahap melalui penguapan. Hindari kompres air dingin atau alkohol karena bisa membuat anak menggigil.
  • Cairan yang Cukup: Pastikan anak minum banyak cairan, seperti air putih, ASI, atau sup bening, untuk mencegah dehidrasi. Dehidrasi dapat membuat demam lebih sulit turun.
  • Pakaian yang Tipis: Pakaikan anak pakaian yang longgar dan tipis agar panas tubuh bisa keluar. Hindari menyelimuti anak terlalu tebal karena justru bisa menjebak panas.
  • Istirahat Cukup: Dorong anak untuk banyak beristirahat. Istirahat adalah salah satu cara terbaik bagi tubuh untuk menyembuhkan diri.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?