Rekomendasi:
- Gunakan slow charging (pengisian lambat) untuk rutinitas harian.
- Fast charging hanya untuk perjalanan jauh atau ketika benar-benar diperlukan.
Mengutamakan slow charging bisa membuat baterai EV bertahan lebih lama dalam kondisi optimal.
5. Gunakan Charger Resmi — Jangan Asal Pakai Alat Pihak Ketiga!
Terakhir, faktor yang sering diabaikan pemilik EV adalah pilihan charger. Menggunakan charger murah dari pihak ketiga yang tidak resmi dapat berisiko merusak baterai. Liputan6
Charger tidak resmi mungkin tidak stabil dalam memberikan arus listrik, berpotensi memicu korsleting, lonjakan voltage, atau masalah pada kabel yang bahkan bisa menimbulkan bahaya keselamatan. Liputan6
Langkah aman:
- Selalu pakai charger dari pabrikan atau rekomendasi resmi.
- Pastikan kabel dan konektor dalam kondisi baik sebelum digunakan.
Dengan charger yang tepat, baterai kendaraan listrik tidak hanya awet tapi juga lebih aman digunakan.
Jangan Remehkan Perawatan Baterai!
Merawat baterai kendaraan listrik itu sederhana, tapi berdampak besar pada umur baterai, performa, dan biaya kepemilikan EV jangka panjang. Dengan menerapkan tips di atas mulai dari parkir di tempat teduh sampai memilih charger yang benar kamu bisa menikmati mobil listrik lebih lama tanpa takut baterai cepat drop. Liputan6