Tampang

Gearbox Bocor Diam-Diam: Ancaman Rusak Total yang Jarang Disadari Pemilik Motor!

9 Jan 2026 05:06 wib. 73
0 0
Tanda Seal Gearbox Bocor
Sumber foto: Google

Perubahan Sensasi Perpindahan Gigi

Selain munculnya noda oli, gejala lain yang mungkin dirasakan pengendara adalah perubahan dalam sensasi perpindahan gigi. Seal gearbox yang bocor menyebabkan level oli transmisi turun sehingga pelumasan tidak optimal. Akibatnya, perpindahan gigi yang biasanya halus bisa terasa berat, kurang presisi, atau bahkan sedikit kasar. Meskipun perubahannya terlihat kecil pada awalnya, hal ini sebenarnya merupakan sinyal penting untuk segera memeriksa kondisi seal dan sistem transmisi secara keseluruhan. 

Gejala ini mirip dengan yang dijelaskan secara umum dalam transmisi: ketika cairan transmisi turun drastis, efeknya bisa berupa suara bergesekan antar gigi, perpindahan yang lambat atau berat, serta getaran. Jika dibiarkan, gearbox bisa menambah panas berlebih sehingga mempercepat kerusakan internal yang jauh lebih parah. 

Penyebab Karet Seal Cepat Rusak

Seal gearbox bisa mengalami kebocoran karena beberapa faktor. Umumnya seal yang terbuat dari bahan karet atau elastomer akan mengalami keausan alami seiring waktu dan usia pakai. Tekanan dan panas dari operasi gearbox, plus kondisi jalan yang berat atau getaran tinggi, bisa mempercepat retaknya material seal tersebut. Selain itu, pengendara yang sering melakukan start-stop berat atau membawa beban berat berulang juga meningkatkan tekanan pada komponen transmisi sehingga memperpendek umur seal. 

Cara Memeriksa dan Mengganti Seal yang Bocor

Pemeriksaan awal bisa dilakukan secara sederhana oleh pemilik kendaraan. Cukup bersihkan area sekitar sambungan bodi mesin dan transmisi, lalu amati apakah muncul noda oli baru setelah beberapa hari pemakaian. Jika terlihat rembesan jelas, ini adalah sinyal bahwa seal perlu ditangani lebih lanjut. 

Mengganti seal gearbox bukan pekerjaan yang bisa dilakukan asal-asalan. Pertama, komponen penutup transmisi harus dibuka dengan alat yang sesuai agar tidak merusak bagian lain. Seal lama dilepas dan kemudian diganti dengan seal baru yang sesuai spesifikasi pabrikan. Penting memastikan seal baru terpasang rata dan rapat agar kebocoran tidak terjadi ulang. Setelah itu, isi ulang oli gearbox dengan jenis dan volume pelumas yang direkomendasikan untuk mengembalikan pelumasan yang optimal. Pemeriksaan ulang setelah beberapa hari pemakaian juga dianjurkan agar dipastikan kebocoran benar-benar sudah teratasi.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?