3. Puntiran Rusia
Puntiran Rusia menargetkan otot oblique dan membantu meningkatkan kekuatan tubuh. Posisi awal latihan ini adalah duduk di lantai dengan lutut ditekuk, kaki rata, sedikit bersandar ke belakang sambil menjaga punggung tetap lurus. Kemudian pegang kedua tangan Anda atau beban di depan, dan putar tubuh Anda ke kanan, lalu ke kiri. Latihan ini juga akan membantu memperkuat otot tulang belakang sekaligus membantu pembakaran lemak.
4. Tendangan Flutter
Tendangan flutter adalah latihan yang efektif untuk menargetkan otot perut bagian bawah dan fleksor pinggul, sehingga ideal untuk membangun kekuatan inti dan daya tahan. Caranya adalah berbaring telentang dengan kaki terentang, letakkan tangan di bawah pinggul untuk menopang, dan angkat kaki beberapa inci dari lantai. Jaga agar kaki tetap lurus, angkat dan turunkan setiap kaki secara bergantian dengan gerakan cepat dan mengepak tanpa membiarkan kaki menyentuh lantai.
5. Jumping Lunge
Latihan jumping lunge adalah latihan dinamis yang menargetkan paha depan, paha belakang, glutes, dan betis sekaligus memberikan latihan kardiovaskular. Caranya adalah dengan memulai posisi lunge standar dengan satu kaki ke depan dan kaki lainnya ke belakang, kedua lutut ditekuk 90 derajat. Dorong dari tanah, ganti kaki di udara, dan mendarat dengan lembut sambil melakukan lunge dengan kaki yang berlawanan ke depan. Latihan ini akan membantu meningkatkan kekuatan tubuh bagian bawah, metabolisme, dan kebugaran kardiovaskular.