Selama 26 tahun bertakhta di Old Trafford, Sir Alex Ferguson berhasil membangun salah satu dinasti sepak bola paling dominan dalam sejarah bersama Manchester United. Manajer asal Skotlandia tersebut mempersembahkan 13 gelar Premier League, dua trofi Liga Champions, serta belasan piala domestik lainnya. Sepanjang perjalanannya, ratusan pesepak bola jempolan dan bintang internasional telah menimba ilmu di bawah asuhannya.
Namun, dalam otobiografinya yang bertajuk Leading, Sir Alex Ferguson melontarkan pernyataan mengejutkan terkait kriteria pemain berbakat. Menurut sang juru taktik legendaris, dari sekian banyak nama besar yang pernah ia latih di Manchester United, hanya ada empat mantan anak asuhnya yang secara sah layak masuk ke dalam kategori pemain "kelas dunia".
Keempat sosok istimewa tersebut adalah Eric Cantona, Cristiano Ronaldo, Ryan Giggs, dan Paul Scholes.
Kriteria Ketat Sang Maestro Old Trafford
Sir Alex Ferguson menegaskan bahwa standar yang ia tetapkan untuk label "kelas dunia" sangatlah tinggi dan tidak bisa diberikan kepada sembarang pemain. Meskipun skuad Manchester United di era kejayaannya diisi oleh nama-nama besar seperti Wayne Rooney, Rio Ferdinand, Roy Keane, David Beckham, hingga Ruud van Nistelrooy, bagi Sir Alex mereka belum memenuhi definisi kelas dunia yang sesungguhnya.
Bagi Ferguson, seorang pemain kelas dunia tidak hanya diukur dari popularitas atau pencapaian trofi semata, melainkan dari kemampuan individu luar biasa yang mampu mengubah jalannya pertandingan besar secara konsisten dan memberi dampak transformasi bagi tim.