1. Eric Cantona: Katalis Kebangkitan Setan Merah
Nama pertama yang disebutkan oleh Sir Alex Ferguson adalah Eric Cantona. Didatangkan dari Leeds United pada November 1992, penyerang bertubuh kekar asal Prancis ini langsung mengubah wajah Manchester United.
Sebelum kedatangan Cantona, The Red Devils mengalami dahaga gelar liga selama 26 tahun. Hadirnya sang penyerang di Old Trafford bertindak sebagai katalisator utama yang membawa mentalitas juara. Aura kepemimpinan, teknik tinggi, serta aura percaya dirinya menular ke seluruh skuad, khususnya para pemain muda seperti Class of '92. Cantona menjadi pondasi utama yang membuka keran era keemasan Sir Alex Ferguson di sepak bola Inggris.
2. Cristiano Ronaldo: Mahakarya Terbaik Ferguson
Di antara keempat nama tersebut, Sir Alex Ferguson menempatkan Cristiano Ronaldo di posisi yang sangat spesial. Bintang asal Portugal itu didatangkan saat masih berusia 18 tahun dari Sporting CP pada tahun 2003 dan berkembang menjadi salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa.
Di bawah bimbingan tangan dingin Sir Alex di Manchester United, Cristiano Ronaldo bertransformasi dari seorang winger yang hobi melakukan trik menjadi mesin gol yang mematikan. Puncaknya terjadi pada musim 2007/2008 ketika ia mencetak 42 gol dalam satu musim, membawa MU meraih double winner Premier League dan Liga Champions, sekaligus menyabet penghargaan Ballon d'Or pertamanya. Ferguson menyebut perkembangan Ronaldo di Old Trafford layaknya hiasan Ornamen di puncak pohon natal.