Tampang

VIDEO VIRAL: Prabowo BERHENTI di Tengah Jalan Demi Hal Mengejutkan Ini di Tapanuli Selatan!

1 Jan 2026 10:01 wib. 38
0 0
Presiden Prabowo Subianto
Sumber foto: Google

Peristiwa ini lalu menyita perhatian netizen karena Presiden bukan hanya lewat begitu saja, tetapi benar-benar menyapa satu per satu petugas yang bertugas. Ia bahkan menanyakan kondisi fisik mereka secara langsung. “Masih kuat?” tanya Prabowo kepada para petugas, yang kompak menjawab “Siap! Masih kuat!”. VOI

Sambutan Hangat Masyarakat Sekitar

Tak hanya petugas pencari korban yang menjadi perhatian dalam momen itu, warga setempat juga merespons hangat kehadiran Prabowo. Sejumlah warga yang berada di lokasi mencoba mendekat, berjabat tangan, bahkan mengambil kesempatan untuk bersalaman dan berfoto dengan Presiden. Aksi ini menjadi bukti betapa besar perhatian masyarakat terhadap sosok Presiden di tengah masa sulit akibat bencana. VOI

Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet yang turut dalam rombongan, juga ikut berinteraksi dengan masyarakat. Ia melayani permintaan warga yang ingin berfoto bersama dalam suasana yang tampak penuh antusiasme tersebut. VOI

Fokus Pemulihan Pasca Bencana: Infrastruktur dan Kesejahteraan

Setelah momen menyapa petugas pencari korban, Prabowo melanjutkan perjalanan dan fokus pada agenda utama kunjungannya di Tapanuli Selatan. Ia memantau langsung pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga, yang merupakan titik strategis untuk membuka akses transportasi dan logistik yang sebelumnya terputus karena bencana. Liputan6

Jembatan ini dibangun dengan gotong royong antara aparat pemerintah dan masyarakat setempat, sebagai upaya mempercepat normalisasi kondisi sosial dan ekonomi di tengah dampak pascabanjir dan longsor. Prabowo juga mendengarkan penjelasan dari para pejabat terkait pembangunan infrastruktur ini secara langsung di lapangan. Liputan6

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?