Sejumlah kepala daerah dari PDIP, termasuk Gubernur Jakarta Pramono Anung, diwartakan menunda keberangkatan mereka ke Magelang. Pramono, yang dikenal mengutamakan hubungan langsung dengan masyarakat, terlihat melayat ke rumah duka mantan Menpan-RB Syafruddin di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada hari yang sama saat retret dimulai. Saat ditanyakan awak media mengenai kepastian keikutsertaannya, Pramono memilih untuk tidak memberikan komentar dan segera menuju mobilnya.
Kader PDIP lainnya, seperti I Wayan Koster, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, serta Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, juga menegaskan posisi mereka untuk tidak menghadiri retret tersebut hingga mendapatkan instruksi lebih lanjut dari Megawati. Masinton menyampaikan, "Mohon izin, Sementara saya menunda keberangkatan ke Magelang sampai ada arahan lanjut dari Ibu Megawati Sukarnoputri."
Situasi ini membuat gelombang ketidakpastian menyelimuti acara yang dihadiri oleh 450 peserta yang sudah terdaftar. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan ada banyak kepala daerah yang tidak memberikan kabar mengenai ketidakhadiran mereka, dan untuk menyiasatinya, ia mendorong agar kepala daerah yang absen mengutus wakil kepala daerah atau sekretaris daerah untuk tetap bisa hadir dan mendapatkan materi yang disampaikan.