Tampang

Retno Marsudi: Veto AS Tak Akan Hentikan Dukungan Indonesia untuk Palestina

27 Apr 2024 00:13 wib. 116
0 0
Retno Marsudi: Veto AS Tak Akan Hentikan Dukungan Indonesia untuk Palestina
Sumber foto: google

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan bahwa Indonesia tetap akan terus mendukung Palestina, meskipun Amerika Serikat menggunakan hak veto untuk menghentikan resolusi PBB terkait konflik di wilayah tersebut. Pernyataan ini menjadi sorotan internasional, mengingat peran Indonesia sebagai negara yang telah lama memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Veto yang dilakukan oleh AS terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB terkait gencatan senjata di Gaza menuai kecaman dari berbagai pihak. Retno Marsudi menegaskan bahwa Indonesia akan tetap konsisten dalam dukungan terhadap Palestina, serta terus berupaya untuk membantu mewujudkan perdamaian di wilayah tersebut.

Dalam konteks ini, Retno Marsudi menyampaikan bahwa veto AS tidak akan mengubah komitmen Indonesia untuk mendukung hak-hak rakyat Palestina. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus memperjuangkan keadilan dan perdamaian di Palestina. Hal ini sejalan dengan prinsip-prinsip diplomasi Indonesia yang menjunjung tinggi perdamaian, keadilan, serta penghormatan terhadap kedaulatan negara.

Selama ini, Indonesia telah aktif terlibat dalam upaya perdamaian di Timur Tengah melalui berbagai forum internasional seperti Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Dukungan Indonesia terhadap Palestina tidak hanya sebatas retorika, namun juga diwujudkan dalam berbagai program bantuan dan kerjasama pembangunan untuk membantu rakyat Palestina.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Apa itu Stenosis Tulang Belakang?
0 Suka, 0 Komentar, 19 Mar 2024
Doa Mampu Mengubah Segala Sesuatu
0 Suka, 0 Komentar, 21 Apr 2018

POLLING

Apakah Anda Setuju dengan TAPERA? Semua Pekerja di Indonesia, Gajinya dipotong 3%