Diplomasi sebagai Branding Nasional
Langkah ini sejalan dengan upaya branding politik modern yang cerdas. Menolak untuk didikte dalam hal-hal kecil seperti memegang kertas adalah pesan kuat bahwa dalam hal-hal besar—seperti investasi, sumber daya alam, dan pertahanan—Indonesia juga tidak akan bisa didikte dengan mudah.
Kesetaraan bukan berarti permusuhan. Justru dengan menunjukkan harga diri yang tepat, negara lain akan menaruh rasa hormat yang lebih besar. Inilah yang disebut sebagai diplomasi yang berwibawa.