"Keberadaan guru dan nakes di Papua adalah bagian dari upaya menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Papua. Serangan ini bukan hanya keji, tetapi juga ancaman serius bagi keutuhan dan kedaulatan NKRI," lanjutnya.
Pentingnya Perlindungan dan Trauma Healing bagi Korban
Menurut Amelia, serangan terhadap tenaga pendidik dan kesehatan di Papua bukan kali pertama terjadi. Oleh karena itu, ia mendesak pemerintah untuk memastikan langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang.
Ia juga menyoroti pentingnya kehadiran pemerintah dalam menangani dampak psikologis bagi korban yang selamat serta keluarga mereka. "Kehadiran pemerintah sangat diperlukan untuk membantu pemulihan mental korban dan keluarganya. Mereka berada di sana menjalankan tugas negara, dan negara harus hadir untuk mereka," tegasnya.
Evakuasi Massal Guru dan Nakes
Setelah serangan terjadi, sebanyak 46 guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di Kabupaten Yahukimo dievakuasi ke Wamena dan Sentani menggunakan Pesawat Perintis milik Adventist Aviation Indonesia.