Peran Sekolah
Sekolah juga memiliki peranan yang signifikan dalam membentuk karakter anak-anak. Guru sebagai agen pendidikan berperan sebagai panutan dan pembimbing bagi siswa. Sekolah tidak hanya bertanggung jawab untuk menyampaikan materi akademis, namun juga harus membentuk karakter positif pada para siswa.
Kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan konseling, serta pelajaran agama atau moral merupakan sarana yang digunakan sekolah untuk membentuk karakter siswa. Dalam kegiatan ekstrakurikuler, siswa diajak untuk berinteraksi dan bekerja sama, sementara melalui kegiatan konseling siswa dapat belajar mengatasi konflik dan mengembangkan empati. Pelajaran agama atau moral juga menjadi ruang untuk memahami nilai-nilai dan etika yang baik.
Peran Masyarakat
Masyarakat juga memiliki peran yang tidak kalah penting dalam membantu membentuk karakter generasi muda. Lingkungan masyarakat yang sehat, saling peduli, dan penuh toleransi akan memberikan pengaruh positif bagi perkembangan karakter anak-anak. Masyarakat perlu memegang teguh nilai-nilai kejujuran, kerja sama, dan rasa peduli kepada sesama sebagai hal yang penting untuk ditekankan kepada generasi muda.