Seorang saksi mata, Mohammad Fujo, menggambarkan kekacauan yang terjadi saat serangan menghantam rumah sakit.
"Pasien yang baru saja menjalani operasi seharusnya bisa beristirahat. Tapi tiba-tiba misil menghantam, membuat kami terjebak dalam kegelapan, debu, dan reruntuhan," katanya. "Ini rumah sakit. Tempat di mana orang mencari perlindungan dan perawatan. Jika bahkan di rumah sakit pun tidak ada keamanan, lalu di mana lagi?"
Israel Klaim Menargetkan Hamas
Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut ditujukan kepada seorang anggota senior Hamas, Ismail Barhoum, yang saat itu sedang dirawat di rumah sakit. Israel juga menuduh Hamas menggunakan rumah sakit dan fasilitas sipil sebagai basis operasional, tuduhan yang dibantah oleh kelompok tersebut.
Konflik antara Israel dan Hamas terus berlanjut sejak serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Meskipun sempat terjadi gencatan senjata, pertempuran kembali berkobar setelah kedua belah pihak gagal mencapai kesepakatan damai.