Tampang

Kematian Mendadak Brando Susanto: Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Serangan Jantung Tanpa Gejala?

29 Apr 2025 14:16 wib. 1.166
0 0
Kematian Mendadak Brando Susanto: Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Serangan Jantung Tanpa Gejala?
Sumber foto: iStock

Lebih lanjut, dr. Isman menjelaskan bahwa penyumbatan itu umumnya terjadi karena adanya plak—zat lengket yang terdiri dari lemak, kolesterol, dan material lainnya—yang menumpuk di dinding dalam arteri. Proses ini dikenal dengan istilah aterosklerosis. Jika plak ini pecah, maka tubuh akan bereaksi dengan membentuk bekuan darah yang bisa menyumbat aliran secara total, memicu serangan jantung.

Sebagai ahli yang juga menjabat sebagai President Elect Asian Pacific Society of Cardiology (APSC) periode 2025–2027, dr. Isman memberikan lima faktor utama yang meningkatkan risiko serangan jantung. Kelima faktor tersebut adalah: diabetes, kebiasaan merokok, faktor keturunan (genetik), gaya hidup yang buruk, dan kurangnya aktivitas fisik atau olahraga.

Ia menekankan bahwa meski serangan jantung bisa menyerang secara mendadak, namun hal itu tidak terjadi tanpa sebab. Bahkan pada kasus-kasus tanpa gejala, kondisi tubuh dan riwayat kesehatan memiliki peran besar dalam menentukan kerentanan seseorang terhadap penyakit ini.

Dr. Isman juga mengingatkan masyarakat untuk lebih proaktif dalam menjaga kesehatan jantung. Beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan antara lain:

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Apakah Indonesia diuntung/rugikan MoU dengan USA?