Varian influenza yang dijuluki “super flu” telah terdeteksi di Indonesia menjelang akhir tahun 2025, dan kabar ini langsung jadi perhatian masyarakat luas. Meski otoritas kesehatan mengimbau warga untuk tidak panik, kehadiran virus ini tetap menjadi sorotan karena potensi penyebarannya yang cepat dan beberapa gejala yang lebih kuat dibanding flu pada umumnya. Berikut ini penjelasan lengkap mengenai apa itu super flu, apa saja gejalanya, bagaimana risiko yang perlu diwaspadai, serta langkah-langkah pencegahan yang penting diketahui semua orang. CNBC Indonesia+1
Apa Itu “Super Flu” yang Masuk Indonesia?
Virus yang kini disebut super flu merupakan varian influenza A (H3N2) subclade K, sebuah mutasi dari virus flu yang sudah lama ada. Virus ini dilaporkan telah masuk dan terdeteksi di Indonesia sejak 25 Desember 2025, menurut keterangan dari Kementerian Kesehatan RI. detikHealth
Influenza A sendiri adalah jenis virus flu yang sering memicu wabah musiman dan bahkan pernah menyebabkan pandemi besar di dunia pada masa lalu. Varian subclade K ini lebih sering dibahas karena tingkat penularannya yang cukup tinggi dan gejala yang disebut bisa lebih intens dibanding flu biasa. CNBC Indonesia
Gejala Super Flu yang Harus Diwaspadai
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap gejala infeksi super flu, terutama jika seseorang mulai merasa tidak enak badan. Menurut para ahli kesehatan, gejala yang mungkin muncul meliputi: detikHealth
-
Demam tinggi tiba-tiba, bisa mencapai antara 39–41°C
-
Nyeri otot berat yang membuat tubuh terasa lemas
-
Batuk kering yang intens
-
Sakit kepala kuat
-
Nyeri tenggorokan dan rasa tidak enak badan umum
Tidak seperti flu biasa atau bahkan kebanyakan kasus COVID-19 yang gejalanya cenderung ringan sampai sedang, super flu subclade K ini bisa membuat penderitanya merasa jauh lebih tidak nyaman dan tertekan. Hal ini terutama ditandai oleh demam tinggi dan kelelahan yang terasa ekstrim. detikHealth