Tampang

Kratom, Tanaman Kontroversial dari Indonesia yang Laris di Pasar Dunia!

26 Mar 2025 09:42 wib. 66
0 0
Kratom, Tanaman Kontroversial dari Indonesia yang Laris di Pasar Dunia!
Sumber foto: CNBC Indonesia

Walaupun demikian, berdasarkan laporan Bloomberg, masyarakat di AS terlihat sangat antusias terhadap kratom, baik dalam bentuk produk yang dijual secara online maupun di berbagai minimarket, toko serba ada, bahkan bar. Hal ini menjadikan industri kratom di AS bernilai mencapai US$ 1 miliar. Sementara itu, negara-negara lain seperti Jepang dan Jerman mengizinkan penggunaan kratom dengan batasan tertentu, sedangkan India, dengan regulasi yang lebih longgar, menjadi salah satu pasar ekspor signifikan bagi kratom.

Legalitas yang beragam di seluruh dunia menuntut perhatian lebih dari Indonesia untuk memastikan bahwa produk kratom yang dihasilkan memenuhi standar global yang terus berkembang. Pada tingkat domestik, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, dan Jawa Timur merupakan provinsi utama yang mendukung industri ekspor kratom, menyuplai hampir seluruh nilai ekspor nasional. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan hilirisasi dan pengembangan lebih lanjut dari komoditas ini demi keberlanjutannya.

Kratom sendiri sudah dikenal luas karena manfaatnya dalam pengobatan tradisional. Banyak pengguna yang percaya bahwa tanaman ini dapat mengatasi berbagai masalah, mulai dari rasa nyeri, kecemasan, hingga membantu proses detoksifikasi bagi mereka yang terlanjur menggunakan opioid. Meskipun di Indonesia sempat terjadi kontroversi, di mana kratom dikategorikan sebagai "narkoba baru," tanaman ini nyatanya berhasil menembus pasar Amerika dan berkembang menjadi industri bernilai miliaran dolar.

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, telah mengungkapkan beberapa khasiat dari kratom. Menurutnya, kratom bisa membantu meningkatkan stamina tubuh dan meredakan depresi. "Kratom ada yang bisa diminum, jika tidak salah bisa berbentuk sirup," ujar Budi. Ia juga menambahkan bahwa sebagian besar produk kratom memang digunakan sebagai bahan kesehatan. "Jadi, dia bisa diseduh seperti teh; itu semacam untuk vitalitas badan dan segala macam," jelasnya.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

iphone
0 Suka, 0 Komentar, 29 Jun 2017

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?