Ketika kita membayangkan penjelajah luar angkasa, kita memikirkan manusia dalam pakaian pelindung yang canggih. Namun, di Bumi, ada makhluk hidup kecil yang mampu menaklukkan lingkungan paling ekstrem di alam semesta tanpa bantuan teknologi. Mereka adalah Tardigrada, atau lebih dikenal dengan julukan "beruang air" karena bentuknya yang unik. Makhluk mikroskopis ini adalah salah satu bukti nyata dari keajaiban adaptasi dalam evolusi kehidupan.
Tardigrada adalah organisme kecil yang berukuran tidak lebih dari 1 milimeter. Mereka ditemukan di hampir setiap sudut Bumi, dari puncak Himalaya hingga palung terdalam di lautan, bahkan di sumber air panas vulkanik. Keberadaan mereka yang luas di berbagai habitat sudah menunjukkan tingkat ketahanan yang luar biasa. Namun, kemampuan mereka yang paling mencengangkan adalah ketika menghadapi kondisi di luar batas normal. Mereka bisa bertahan dalam suhu ekstrem, mulai dari sangat dingin (mendekati nol mutlak, -273°C) hingga sangat panas (lebih dari 150°C). Mereka juga tahan terhadap tekanan yang enam kali lebih besar dari tekanan di dasar lautan dan paparan radiasi mematikan yang akan menghancurkan DNA makhluk hidup lain.