Kemampuan bertahan hidup super ini dimungkinkan oleh sebuah mekanisme unik yang disebut kriptobiosis. Saat kondisi lingkungan menjadi tidak mendukung, Tardigrada akan mengaktifkan mode mati suri. Mereka menarik kaki-kaki mereka, mengerutkan tubuh, dan mengeluarkan sebagian besar air dari sel-selnya. Proses ini menggantikan air dengan molekul gula khusus, seperti trehalose, yang membentuk semacam perisai pelindung di sekitar struktur seluler mereka. Dalam kondisi ini, metabolisme mereka melambat hingga kurang dari 0,01% dari normal, memungkinkan mereka bertahan hidup selama puluhan tahun hingga kondisi kembali baik.
Kemampuan ini bukan sekadar teori. Pada tahun 2007, Tardigrada menjadi makhluk hidup pertama yang dikirim ke luar angkasa tanpa perlindungan. Mereka ditempatkan di luar pesawat ulang-alik dan terpapar langsung pada vakum ruang hampa dan radiasi kosmik yang mematikan. Setelah kembali ke Bumi, mereka dihidrasi kembali dan banyak dari mereka yang hidup dan berkembang biak secara normal. Eksperimen ini membuktikan bahwa Tardigrada adalah makhluk paling tangguh di Bumi, yang mampu bertahan di lingkungan yang tidak ramah bagi kehidupan lain.