Tampang
Banner Ads

Tren Menguat, Harga Perak Antam Hari Ini Naik Rp 500 Berlawanan dengan Pasar Global

2 Okt 2026 16:24 wib. 53
0 0
Harga perak, Harga perak Antam hari ini, Perak
Sumber foto: Google

JAKARTA – Perkembangan pasar logam mulia tanah air kembali mencatatkan pergerakan positif pada pertengahan pekan ini. Harga perak Antam hari ini, Rabu (30/9/2026), terpantau melaju di zona hijau dengan mencatatkan kenaikan sebesar Rp 500 per gram. Penguatan harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ini berjalan seirama dengan tren kenaikan harga emas murni dalam negeri, meskipun berbanding terbalik dengan kondisi perak di pasar internasional yang sedang tertekan.

Berdasarkan pembaruan resmi dari laman logammulia.com, harga perak Antam hari ini berada di level Rp 41.300 per gram. Nilai tersebut mengalami peningkatan dari posisi perdagangan hari sebelumnya yang bertengger di angka Rp 40.800 per gram.

PT Aneka Tambang Tbk menyediakan berbagai jenis komoditas perak untuk memenuhi kebutuhan investasi maupun industri masyarakat. Di antaranya adalah perak batangan dengan pecahan 250 gram yang dibanderol seharga Rp 10.850.000, serta ukuran 500 gram yang dipatok pada harga Rp 20.775.000. Selain bentuk batangan, BUMN tambang ini juga menjajakan perak butiran murni (granule) dengan kadar kemurnian mencapai 99,95 persen.

Dinamika Pasar Global dan Sentimen Penekan

Banner Ads

Di saat harga perak Antam hari ini menunjukkan performa yang solid, dinamika berbeda justru terjadi pada harga perak dunia. Berdasarkan data dari Trading Economics, komoditas perak internasional tergelincir sebesar 0,67 persen hingga menyentuh level US$ 61,04 per ons.

Fluktuasi harga perak di pasar global yang bertahan di kisaran US$ 61 per ons dipengaruhi oleh sejumlah faktor makroekonomi yang cukup kompleks. Salah satu penahan laju penurunan lebih dalam adalah melandainya harga minyak mentah dunia. Penurunan harga minyak tersebut dipicu oleh membaiknya jalur pasokan energi di kawasan Timur Tengah, serta kebijakan Pelepasan Cadangan Minyak Darurat (SPR) dalam skala besar oleh pemerintah Amerika Serikat.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

Banner Ads

BACA BERITA LAINNYA

Awet Muda dengan Manfaatkan Jahe
0 Suka, 0 Komentar, 2 Okt 2017

POLLING

Siapakah Presiden Pilihan Gen Z
Banner Ads
Banner Ads