Tampang.com | Saat melihat kecoak berdiam di lantai rumah, banyak orang merasa iseng atau jijik dan memilih untuk langsung menginjaknya. Cara ini memang terlihat efektif untuk membasmi hama tersebut. Namun, sebelum melakukannya, ada baiknya kamu mengurungkan niat tersebut.
Walaupun kecoak kemungkinan besar akan mati saat ditekan dengan kaki, ternyata menginjaknya justru bisa menimbulkan masalah baru. Mengapa kecoak tidak boleh diinjak? Berikut beberapa alasannya.
- Bisa Melepaskan Telur dan Memperbanyak Populasi
Salah satu alasan utama mengapa kecoak tidak boleh diinjak adalah karena potensi pelepasan telur-telurnya. Jika kecoak yang kamu injak adalah betina dan sedang membawa telur, maka ada kemungkinan telur-telur tersebut tersebar ke lingkungan sekitar.
Telur kecoak memiliki cangkang yang cukup keras dan bisa tetap bertahan meskipun induknya mati. Jika telur-telur ini menempel di lantai atau sepatu, mereka tetap bisa menetas dan justru memperbanyak populasi kecoak di rumahmu.
- Mengeluarkan Feromon yang Mengundang Kecoak Lain
Ketika tubuh kecoak hancur, hewan ini mengeluarkan feromon tertentu yang bisa menarik perhatian kecoak lain. Aroma ini menjadi sinyal bagi kecoak lainnya untuk datang dan berkumpul di lokasi yang sama.
Alih-alih berkurang, menginjak kecoak justru bisa membuat lebih banyak kecoak berdatangan ke rumahmu. Hal ini tentu sangat tidak diinginkan, terutama jika kamu ingin mengurangi populasi kecoak di rumah.