Menyebarkan Bakteri dan Penyakit Berbahaya
Menurut World Health Organization (WHO), kecoak termasuk hewan pemakan bangkai yang tidak higienis. Menginjak atau menggencet kecoak bisa menyebarkan bakteri, virus, dan parasit yang terbawa di tubuhnya.
Berdasarkan laporan dari Pest Clinic, cairan usus kecoak yang keluar setelah diinjak dapat membawa berbagai jenis patogen berbahaya, seperti:
- Giardiasis Infeksi usus yang menyebabkan diare berkepanjangan.
- Disentri amuba Penyakit yang menimbulkan peradangan pada usus besar.
- Polio Virus yang bisa menyebabkan kelumpuhan pada penderitanya.
Selain itu, kecoak juga dapat menjadi penyebab alergi dan asma, terutama jika cairan tubuhnya menyebar ke udara atau permukaan rumah yang sering disentuh manusia.
- Meninggalkan Bau Tidak Sedap
Selain berisiko menyebarkan bakteri, tubuh kecoak yang diinjak juga mengeluarkan bau khas yang tidak sedap. Bau ini tidak hanya mengganggu, tetapi juga bisa sulit dihilangkan jika menempel pada sepatu atau lantai rumah.
Cara yang Lebih Efektif untuk Membasmi Kecoak
Jika tidak boleh diinjak, lalu bagaimana cara yang aman untuk membasmi kecoak? Berikut beberapa metode yang lebih higienis dan efektif:
- Gunakan Semprotan Anti Serangga, Pilih insektisida yang dirancang khusus untuk kecoak dan semprotkan langsung ke tubuhnya.
- Gunakan Perangkap Lem, Tempatkan perangkap lem di sudut-sudut rumah yang sering dilewati kecoak.
- Bersihkan Rumah Secara Rutin, Jaga kebersihan rumah, terutama di area dapur dan tempat-tempat lembap yang menjadi sarang kecoak.
- Gunakan Larutan Sabun atau Baking Soda, Campurkan sabun cair atau baking soda dengan air dan semprotkan ke kecoak untuk membunuhnya secara perlahan.
- Buang Kecoak dengan Cara yang Tepat, Jika kecoak sudah mati, segera buang dengan tisu atau plastik tanpa menghancurkan tubuhnya, lalu cuci tangan dengan bersih.