Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Yusril Membantah Keterangan Kwik Kian Gie Terkait Penyusunan Inpres BLBI

Yusril Membantah Keterangan Kwik Kian Gie Terkait Penyusunan Inpres BLBI

6 Juli 2018 | Dibaca : 147x | Penulis : oteli w

Yusril Membantah Keterangan Kwik Kian Gie Terkait Penyusunan Inpres BLBI

Yusril Ihza Mahendra secara tegas membantah keterangan mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Kwik Kian Gie dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, yang mengatakan bahwa  Presiden Megawati Soekarnoputri pernah memerintahkan Yusril untuk membuat draf instruksi presiden (inpres) terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada debitur penerima Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Pak Kwik keliru, yang susun Inpres itu Setkab, bukan Menteri Kehakiman. Kalau Inpres, itu 100 persen kewenangan Setkab bukan Yusril," kata Yusril kepada majelis hakim.

"Jadi Menkum HAM itu mendrafkan calon UU pada waktu Megawati. Sesudah ada UU Nomor 10 Tahun 2004 juga ikut merancang peraturan pemerintah, tapi kalau Inpres itu 100 persen kewenangan Sekretariat Negara dan Sekretaris Kabinet, namanya pak Bambang Kesowo (mantan Mensesneg), namanya bukan Yusril Ihza Mahendra," lanjut Yusril. 

Namun walaupun Yusril membantah keterangan tersebut, Kwik tetap pada pendiriannya.

“Ibu Presiden tidak mengatakan bahwa menteri kehakiman yang membuat. Tapi sebut Pak Yusril tolong dibikin drafnya," kata Kwik.

Dalam kasus tersebut, Syafruddin didakwa merugikan negara sekitar Rp 4,5 triliun terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI kepada Bank Dagang Negara Indonesia (BDNI).

Jaksa menilai bahwa perbuatan Syafruddin telah memperkaya Sjamsul Nursalim, selaku pemegang saham pengendali BDNI tahun 2004. Keuntungan yang diperoleh Sjamsul dinilai sebagai kerugian negara.

Jaksa mengungkapkan bahwa kesalahan Syafruddin selaku Kepala BPPN, diduga melakukan penghapusan piutang BDNI kepada petani tambak yang dijamin oleh PT Dipasena Citra Darmadja (PT DCD) dan PT Wachyuni Mandira (PT WM) dan juga  Syafruddin disebut telah menerbitkan Surat Pemenuhan Kewajiban Pemegang Saham.
 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Siapa Sangka, Inilah Khasiat Jahe untuk Perawatan Kecantikan
9 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Jahe menjadi salah satu bahan dapur yang memiliki khasiat yang tinggi bagi kesehatan tubuh. Tidak hanya untuk dikonsumsi dengan cara ...
4 Kebiasaan di Akhir Pekan Ini Bantu Kamu Lebih Produktif Ketika Bekerja
29 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Bekerja produktif tak melulu menuntut kita selalu mengerjakan pekerjaan dimanapun dan kapanpun. Pekerja produktif pun memerlukan waktu ...
Ini Tangapan Natasha Rizky Terkait Aksi Teroris di Indonesia yang Kian Marak Belakangan Ini
14 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Aksi terror yang kian marak di Indonesia belakangan ini mengundang kecaman dan keresahan di berbagai kalangan masyarakat. Dari politisi, tokoh agama, tokoh ...
Sering Melihat Pria Melakukan Beberapa Hal Ini? Hati – hati Dia Menyukaimu
1 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Tidak sedikit pria selalu malu – malu dnegan tidak mengungkapkan perasaannya kepada orang yang ia suka. Biasanya , mereka seperti itu ...
Dua Medali Perak Sukses Disumbangkan Oleh Tim Voli Indonesia
29 Agustus 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Indonesia mendapat medali perak dalam cabang olahraga voli di sektor putra dan putri. Mereka kalah dari Thailand dengan skor 12-25, 22-25, 25-20, 20-25 dalam ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman