Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Usia Emas, Begini Cara Optimalkan Kecerdasan Si Kecil

Usia Emas, Begini Cara Optimalkan Kecerdasan Si Kecil

10 November 2017 | Dibaca : 457x | Penulis : Rindang Riyanti

Usia 1-5 tahun merupakan periode emas bagi anak-anak. Ini merupakan waktu yang tepat untuk mengoptimalkan kecerdasan si kecil.

Jika dibandingkan dengan tahapan usia lainnya, dalam periode emas ini si kecil memiliki kemampuan lebih untuk menyerap informasi dengan maksimal.

Dalam usia ini Ayah dan Bunda tak hanya dapat mengasah kemampuan kognitif saja yang seperti merangkai kata, berhitung, dan mengenal beda, namun juga harus mengoptimalkan kecerdasan akal, fisik, dan sosial juga.

Kecerdasan akal atau kecerdasan mental meliputi kemampuan anak berkomunikasi, memecahkan masalah, berpikir jernih, dan kritis. Kecerdasan ini meliputi word smart, number smart, picture smart, dan music smart.

Kecerdasan fisik erat kaitannya dengan perkembangan motorik yang biasa disebut body smart. Kecerdasan ini juga bisa dilihat dari kecakapan si kecil dalam mengeksplorasi alam atau sering disebut nature smart.

Sedangkan kecerdasan sosial adalah kemampuan si kecil dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial dan mengendalikan diri sendiri. Masing-masing kecerdasan itu sama pentingnya dan harus didukung dengan porsi yang sama.

Namun diperlukan dukungan berbeda untuk mengoptimalkan tiga jenis kecerdasan tersebut. Berikut ini dukungan yang harus para orang tua perhatikan untuk mengoptimalkan ketiganya:

1. Dukungan untuk Kecerdasan Akal

Jangan bingung mendukung kecerdasan akal si kecil. Asupan terbaik yang mengandung asam lemak esensial dengan mengandung omega 3 dan 6. Asam lemak Omega 3 (Asam alfa-linolenat) dan Omega 6 (Asam Linoleat) yang tidak dapat dihasilkan tubuh sangat penting untuk proses mengamati dan berpikir si kecil.

Di samping itu, lengkapi asupan nutrisi si kecil dengan Docosehaxaenoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) dari sarden, tongkol, salmon, tuna, udang, kerang, kacang kenari, dan minyak zaitun.

Jangan melewatkan asupan nutrisi yang mengandung kolin untuk si kecil. Kolin dibutuhkan untuk perkembangan otak, fungsi daya ingat, dan membantu proses komunikasi otak dengan organ-organ lain di tubuh. Sumber makanan yang mengandung kolin di antaranya telur, susu yang difortifikasi, brokoli, kubis, kembang kol, tahu, yoghurt, dan daging sapi tanpa lemak.

Nutrisi yang tak kalah penting yaitu zat besi. Nutrisi ini menjadi unsur paling penting untuk menjaga dan meningkatkan aktivitas saraf. Zat besi membantu kerja enzim yang penting untuk perangsangan saraf. Makanan sumber zat besi antara lain daging sapi, daging kambing, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Vitamin A juga tak kalah penting. Sebab, Vitamin A penting untuk mendukung fungsi penglihatan, pertumbuhan tulang, dan membantu melindungi tubuh dari infeksi. Si kecil yang berusia 1-3 tahun membutuhkan asupan vitamin A sebanyak 400 mikrogram per hari (AKG, 2013). Pastikan si kecil mengonsumsi wortel, bayam, ubi, dan paprika merah untuk mendapat asupan vitamin A yang cukup.

2. Dukungan untuk Kecerdasan Fisik

Dukungan kecerdasan fisik bisa lakukan dengan memenuhi asupan nutrisi yang mengandung protein. Karena tenaga si kecil 10 persennya bersumber dari protein yang ia konsumsi.

Bisa dikatakan protein merupakan komponen esensial yang membantu si kecil tumbuh aktif. Sumber protein terbaik bisa ditemukan pada daging sapi, daging unggas, kuning telur, susu, dan kacang-kacangan.

Selanjutnya Alpha Lactalbumin berupa protein whey yang terdiri dari 20% total kandungan protein yang mudah dicerna. Protein whey dapat meningkatkan penyerapan mineral, menstimulasi fungsi daya tahan tubuh, dan memiliki efek prebiotik. Alfa Lactalbumin banyak terkandung pada daging, unggas, ikan, telur, dan susu yang difortifikasi.

3. Dukungan untuk Kecerdasan Sosial

Setelah melengkapi asupan nutrisi terbaik untuk si kecil, perlu mencari tahu cara untuk menstimulasikan kecerdasan sosial si kecil dengan cara membangun hubungan antara si kecil dengan dunia luar.

Jangan sampai si kecil kekurangan asupan nutrisi terbaik yang harus didapatkannya. Selain itu, selalu dukung si kecil untuk menyinergikan segala jenis kecerdasannya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Suami Ketiga Musdalifah Ternyata Pedagang Beras, Bukan Seorang Pengusaha
7 Juli 2017, by Alfi Wahyu Prasetyo
Mantan istri penyanyi dangdut Nassar, Muzdhalifah, mengakui dirinya telah tertipu oleh suami ketiganya, Khairil Anwar, yang baru dinikahi selama dua bulan ...
Beginilah Wujud 2 Kereta Mesir Ringsek Pasca-Bertabrakan
12 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Baru – baru ini Mesir dihebohkan dengan peristiwa tabrakan kereta api. Sampai saat ini jumlah korban yang luka – luka maupun ...
Donald Trump : Tarif Impor Produk China Naik, Inilah Dampak untuk RI
12 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Saat ini, tarif impor barang dari China mengalami kenaikan yang mencapai USD 50 miliar. Hal itu seiring dengan ditandatanganinya memorandum ...
hijab lina kartika
2 Mei 2018, by Rizal Abdillah
Saat ini hijab bukan lagi menjadi suatu adat yang hanya dikenakan oleh beberapa golongan tertentu saja yang memiliki konotasi kolot. Berdasarkan ...
Tragedi Campak 'membunuh 35 di Seluruh Eropa
12 Juli 2017, by Fernandusman
Tiga puluh lima orang telah meninggal dalam setahun terakhir akibat wabah campak di seluruh Eropa, Organisasi Kesehatan Dunia telah memperingatkan. Ini ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview