Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Usia Emas, Begini Cara Optimalkan Kecerdasan Si Kecil

Usia Emas, Begini Cara Optimalkan Kecerdasan Si Kecil

10 November 2017 | Dibaca : 389x | Penulis : Rindang Riyanti

Usia 1-5 tahun merupakan periode emas bagi anak-anak. Ini merupakan waktu yang tepat untuk mengoptimalkan kecerdasan si kecil.

Jika dibandingkan dengan tahapan usia lainnya, dalam periode emas ini si kecil memiliki kemampuan lebih untuk menyerap informasi dengan maksimal.

Dalam usia ini Ayah dan Bunda tak hanya dapat mengasah kemampuan kognitif saja yang seperti merangkai kata, berhitung, dan mengenal beda, namun juga harus mengoptimalkan kecerdasan akal, fisik, dan sosial juga.

Kecerdasan akal atau kecerdasan mental meliputi kemampuan anak berkomunikasi, memecahkan masalah, berpikir jernih, dan kritis. Kecerdasan ini meliputi word smart, number smart, picture smart, dan music smart.

Kecerdasan fisik erat kaitannya dengan perkembangan motorik yang biasa disebut body smart. Kecerdasan ini juga bisa dilihat dari kecakapan si kecil dalam mengeksplorasi alam atau sering disebut nature smart.

Sedangkan kecerdasan sosial adalah kemampuan si kecil dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial dan mengendalikan diri sendiri. Masing-masing kecerdasan itu sama pentingnya dan harus didukung dengan porsi yang sama.

Namun diperlukan dukungan berbeda untuk mengoptimalkan tiga jenis kecerdasan tersebut. Berikut ini dukungan yang harus para orang tua perhatikan untuk mengoptimalkan ketiganya:

1. Dukungan untuk Kecerdasan Akal

Jangan bingung mendukung kecerdasan akal si kecil. Asupan terbaik yang mengandung asam lemak esensial dengan mengandung omega 3 dan 6. Asam lemak Omega 3 (Asam alfa-linolenat) dan Omega 6 (Asam Linoleat) yang tidak dapat dihasilkan tubuh sangat penting untuk proses mengamati dan berpikir si kecil.

Di samping itu, lengkapi asupan nutrisi si kecil dengan Docosehaxaenoic Acid (DHA) dan Arachidonic Acid (AA) dari sarden, tongkol, salmon, tuna, udang, kerang, kacang kenari, dan minyak zaitun.

Jangan melewatkan asupan nutrisi yang mengandung kolin untuk si kecil. Kolin dibutuhkan untuk perkembangan otak, fungsi daya ingat, dan membantu proses komunikasi otak dengan organ-organ lain di tubuh. Sumber makanan yang mengandung kolin di antaranya telur, susu yang difortifikasi, brokoli, kubis, kembang kol, tahu, yoghurt, dan daging sapi tanpa lemak.

Nutrisi yang tak kalah penting yaitu zat besi. Nutrisi ini menjadi unsur paling penting untuk menjaga dan meningkatkan aktivitas saraf. Zat besi membantu kerja enzim yang penting untuk perangsangan saraf. Makanan sumber zat besi antara lain daging sapi, daging kambing, sayuran hijau, dan kacang-kacangan.

Vitamin A juga tak kalah penting. Sebab, Vitamin A penting untuk mendukung fungsi penglihatan, pertumbuhan tulang, dan membantu melindungi tubuh dari infeksi. Si kecil yang berusia 1-3 tahun membutuhkan asupan vitamin A sebanyak 400 mikrogram per hari (AKG, 2013). Pastikan si kecil mengonsumsi wortel, bayam, ubi, dan paprika merah untuk mendapat asupan vitamin A yang cukup.

2. Dukungan untuk Kecerdasan Fisik

Dukungan kecerdasan fisik bisa lakukan dengan memenuhi asupan nutrisi yang mengandung protein. Karena tenaga si kecil 10 persennya bersumber dari protein yang ia konsumsi.

Bisa dikatakan protein merupakan komponen esensial yang membantu si kecil tumbuh aktif. Sumber protein terbaik bisa ditemukan pada daging sapi, daging unggas, kuning telur, susu, dan kacang-kacangan.

Selanjutnya Alpha Lactalbumin berupa protein whey yang terdiri dari 20% total kandungan protein yang mudah dicerna. Protein whey dapat meningkatkan penyerapan mineral, menstimulasi fungsi daya tahan tubuh, dan memiliki efek prebiotik. Alfa Lactalbumin banyak terkandung pada daging, unggas, ikan, telur, dan susu yang difortifikasi.

3. Dukungan untuk Kecerdasan Sosial

Setelah melengkapi asupan nutrisi terbaik untuk si kecil, perlu mencari tahu cara untuk menstimulasikan kecerdasan sosial si kecil dengan cara membangun hubungan antara si kecil dengan dunia luar.

Jangan sampai si kecil kekurangan asupan nutrisi terbaik yang harus didapatkannya. Selain itu, selalu dukung si kecil untuk menyinergikan segala jenis kecerdasannya. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Waspada Game Ini Ajarkan Kekerasan untuk Bunuh Orang
27 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Bermain game memang sangat mengasyikan, dengan bermain game kita dapat merefresh otak yang penat karena kesibukan sehari-hari. Namun tahukah Anda ...
Dijual! Burger Terbesar Seharga Rp 104 Juta, Mau?
17 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Mallie's Sport Grill & Bar sebuah restoran di Southgate, Michigan, Amerika Serikat membuat burger terbesar di dunia. Burger ini berbobot ...
Cara Duduk yang Tepat Pengaruhi Semangat Bekerja
1 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Cara duduk yang tepat yaitu dengan duduk yang tegak. Hal ini bukan hanya membuat postur tubuh jadi lebih baik tapi ada beberapa manfaat lainnya, ...
Fakta Penting Tentang Hubungan Seks Saat Haid
6 Februari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Banyak orang bilang dan becerita bahwa saat wanita mendapati tamu bulanan atau biasa disebut menstruasi atau haid, disarankan tidak melakukan ...
Wanita bisa Lakukan ini untuk Hindari Penyakit Diabetes
10 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Penyakit diabetes merupakan penyakit degeneratif yang dapat menyerang baik pria maupun wanita. Penyakit ini awalnya menyerang orang dengan usia ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman