Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Treadmill vs Sepeda Statis

Treadmill vs Sepeda Statis

2 September 2017 | Dibaca : 9988x | Penulis : Rifa Nabilla

Bagaimana  Anda memilih latihan yang tepat untuk membuat tubuh sehat dan bugar? Dari sekian banyak jenis latihan, kali ini kita akan membahas antara latihan memakai treadmill dan sepeda statis. Sepeda statis dan treadmill termasuk dalam kelompok olahraga aerobik atau kardio, namun masing-masing mempunyai keunggulan dan kelemahannya.

Dilihat dari sisi pembakaran kalori yang didapatkan dari hasil Treadmill tidak terlalu berbeda dengan sepeda statis. Bagi Prian, jika Anda melakukan lari  dengan treadmill selama 30 menit dengan kecepatan 10 km/jam, Anda dapat membakar sebanyak 334 kalori. Sedangkan dengan sepeda statis Anda dapat membakar 324 kalori pada kecepatan yang sama.

Walaupun hasil pembakaran kalori yan dihasilkan dari keduanya tidak terlalu berbeda, Anda perlu memilih diantara dua latihan tersebut yang mana lebih cocok dengan kondisi Anda. Bila Anda termasuk orang dengan berat badan yang berlebih (obesitas), Anda kurang cocok melakukan lari baik di treadmill ataupun di luar ruangan. Karena akan terjadi benturan pada lutut yang bisa mencapai 3 sampai 4 kali berat badan dan berpotensi tinggi menimbulkan cidera dan efek psikologis yang buruk bagi Anda. Oleh karena itu, lebih baik untuk memilih latihan dengan sepeda statis.

Sepeda statis memerlukan kemampuan khusus bagi penggunanya. Kelebihan dari sepeda statis yaitu Anda dapat menghemat waktu, mengefisiensi gerakannya. Jadi bagi anda yang menderita obesitas, maka hal yang harus didahulukan adalah menurunkan berat badan setelah itu anda bisa mengganti latihan dengan media lain tanpa harus takut terjadi cederan pada lutut. Jika masalah yang Anda hadapi sekarang adalah bentuk tubuh, maka lari dapat menjadi pilihan tepat karena lebih banyak gerakan yang dihasilkan sehingga lebih banyak otot yang bergerak dan relatif lebih efektif dalam membentuk tubuh, sementara sepeda statis bisa mengencangkan otot kaki dan membakar kalori.

Anda bisa memilih salah satu dari olahraga tersebut dengan bijak memilih karena kedua olahraga tersebut walaupun tampak tak ada bedanya akan tetapi memiliki karakter, kelemahan dan kelebihan yang berbeda bagi masing – masing orang. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Persaingan di Era Digital, Apa Yang Harus Dilakukan Oleh Perusahaan Konvensional?
22 September 2017, by Slesta
Tampang.com – Bisnis sangatlah bersifat dinamis, perusahaan harus siap dengan kondisi dimana terdapat perubahan strategi bisnis dengan tujuan untuk ...
Anak-anak yang Kurang Tidur Berisiko Obesitas
7 Mei 2018, by Slesta
Terlalu sedikit tidur dapat meningkatkan risiko kegemukan seorang anak, para peneliti Inggris melaporkan. "Kelebihan berat badan dapat menyebabkan ...
Swedia Menduduki Peringkat Sebagai Negara Terbaik di Dunia Untuk Para Imigran
11 Juli 2017, by Slesta
Swedia telah menempati peringkat sebagai negara terbaik di dunia untuk menjadi imigran, menurut sebuah survei baru. Survei Berita A.S. menempatkan ...
Merasa Kenyang Membuat Anda Malah ingin Makan Lagi
5 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Sebuah studi baru meneliti bahwa perasaan kenyang mungkin malah membuat kita ingin makan lebih banyak lagi. Diet sering bekerja hanya dalam jangka waktu ...
Dinas Lingkungan Hidup Cimahi Lakukan Uji Emisi Gas Kendaraan Bermotor
14 November 2017, by Admin
Tampang.com – Untuk menekan tingkat pencemaran udara yang diakibatkan oleh asap kendaraan bermotor, jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab