Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Tanah Longsor di Sierra Leone Afrika Barat Menewaskan Sedikitnya 400 Orang

Tanah Longsor di Sierra Leone Afrika Barat Menewaskan Sedikitnya 400 Orang

19 Agustus 2017 | Dibaca : 358x | Penulis : Rio Nur Arifin

Tampang.com, Internasional - Lebih dari 400 mayat ditarik dari puing-puing tanah liat Sierra Leone, salah satu negara di Afrika Barat. Palang Merah mengatakan mereka masih berharap bisa menemukan korban selamat "tapi kemungkinannya semakin kecil setiap hari."

Badan kemanusiaan dunia menyatakan korban tewas sebanyak 409 setelah banjir dan tanah longsor di ibu kota negara Afrika Barat, Freetown, pada Senin pagi.

"Jumlah korban tewas meningkat setiap hari," kata Sekretaris Jenderal Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Elhadj As Sy, kepada wartawan di Jenewa, menambahkan bahwa bencana tersebut "jauh melampaui kapasitas dari pemerintah sendiri. "

Penguburan skala besar telah dimulai sementara diperkirakan 600 orang masih hilang. Para relawan terus mencari melalui lumpur dan puing-puing di tengah sisa-sisa bangunan yang hancur.

Ribuan orang telah kehilangan rumah mereka. Beberapa kritikus menyebut bahwa pemerintah tidak belajar dari bencana masa lalu dari sebuah kota di mana banyak daerah miskin berada di dekat permukaan laut dan tidak memiliki drainase yang baik. Ibukotanya juga diganggu oleh konstruksi yang tidak diatur di lereng bukitnya.

Pemerintah telah menyewa 600 penggali kubur untuk penguburan masal di pemakaman yang menampung korban wabah Ebola tahun 2014-2015 yang juga membunuh ribuan orang di negara tersebut.

Presiden Ernest Bai Koroma bergabung dengan pelayat untuk melakukan penguburan pada hari Kamis. Banyak orang tidak dapat menemukan kerabatnya karena kebanyakan korban telah hancur dan sulit untuk diidentifikasi.

Fokus utamanya adalah membuat orang menjauh dari daerah yang masih dalam ancaman, Zuliatu Cooper, wakil menteri kesehatan dan sanitasi, mengatakan kepada The Associated Press.

"Hujan masih tertunda dan ada kemungkinan kita akan memiliki kejadian lain," katanya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Belajar Matematika Menyenangkan
13 April 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Matematika adalah pelajaran pokok yang pasti ada di setiap jenjang pendidikan mulai dari taman kanak-kanak (TK), SD, SMP, SMA, hingga perguruan ...
5 Makanan ini Sebaiknya Dihindari saat Menstruasi
3 Februari 2018, by Rachmiamy
Setiap bulan, setiap wanita tentulah kedatangan sesuatu yang bernama menstruasi. Saat menstruasi tersebut datang, sebagian wanita merasakan hal- hal seperti ...
Kabupaten Bandung Barat Kekurangan Kepala Sekolah
2 November 2017, by Admin
  Tampang.com–  Untuk mengisi kekosongan beberapa kepala sekolah (Kepsek) di tingkat Sekolah Dasar (SD). Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten ...
Laut Tenggelamkan Daratan, Sebabkan 2 Milyar Pengungsi di 2100
20 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Pada tahun 2100, 2 miliar orang - sekitar seperlima populasi dunia - bisa menjadi pengungsi perubahan iklim akibat naiknya permukaan laut. Mereka yang pernah ...
Perusahaan Startup Ini Membuat Kacamata yang Disesuaikan dengan Wajah Si Pembeli
26 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kacamata, kini menjadi salah satu perangkat yang digarap oleh perusahaan teknologi, contoh sebelumnya terdapat Google Glass. Ada juga kacamata ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes