Tutup Iklan
glowhite
  
login Register
Tanah Longsor di Sierra Leone Afrika Barat Menewaskan Sedikitnya 400 Orang

Tanah Longsor di Sierra Leone Afrika Barat Menewaskan Sedikitnya 400 Orang

19 Agustus 2017 | Dibaca : 394x | Penulis : Rio Nur Arifin

Tampang.com, Internasional - Lebih dari 400 mayat ditarik dari puing-puing tanah liat Sierra Leone, salah satu negara di Afrika Barat. Palang Merah mengatakan mereka masih berharap bisa menemukan korban selamat "tapi kemungkinannya semakin kecil setiap hari."

Badan kemanusiaan dunia menyatakan korban tewas sebanyak 409 setelah banjir dan tanah longsor di ibu kota negara Afrika Barat, Freetown, pada Senin pagi.

"Jumlah korban tewas meningkat setiap hari," kata Sekretaris Jenderal Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, Elhadj As Sy, kepada wartawan di Jenewa, menambahkan bahwa bencana tersebut "jauh melampaui kapasitas dari pemerintah sendiri. "

Penguburan skala besar telah dimulai sementara diperkirakan 600 orang masih hilang. Para relawan terus mencari melalui lumpur dan puing-puing di tengah sisa-sisa bangunan yang hancur.

Ribuan orang telah kehilangan rumah mereka. Beberapa kritikus menyebut bahwa pemerintah tidak belajar dari bencana masa lalu dari sebuah kota di mana banyak daerah miskin berada di dekat permukaan laut dan tidak memiliki drainase yang baik. Ibukotanya juga diganggu oleh konstruksi yang tidak diatur di lereng bukitnya.

Pemerintah telah menyewa 600 penggali kubur untuk penguburan masal di pemakaman yang menampung korban wabah Ebola tahun 2014-2015 yang juga membunuh ribuan orang di negara tersebut.

Presiden Ernest Bai Koroma bergabung dengan pelayat untuk melakukan penguburan pada hari Kamis. Banyak orang tidak dapat menemukan kerabatnya karena kebanyakan korban telah hancur dan sulit untuk diidentifikasi.

Fokus utamanya adalah membuat orang menjauh dari daerah yang masih dalam ancaman, Zuliatu Cooper, wakil menteri kesehatan dan sanitasi, mengatakan kepada The Associated Press.

"Hujan masih tertunda dan ada kemungkinan kita akan memiliki kejadian lain," katanya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sering Disebut Layak Jadi Cawapres 2019, Begini Kata Mahfud MD
19 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sejumlah deretan nama terus bermunculan untuk menjadi Capres dan Cawapres di pemilu 2019 tahun depan. Salah satunya adalah nama Pakar Hukum Mahfud MD juga ...
Ratusan Sopir Bus Jalani Tes Urine Sebelum Antarkan Pemudik ke Kampung Halaman
22 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Ditlantas dan Direktorat Ditnarkoba Polda Metro Jaya menggelar tes urine di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur. Tes urine ini diikuti oleh ...
Mahasiswi UI yang Hilang Ditemukan Bekerja di JakSel untuk Ganti Uang yang Hilang
31 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Mahasiswi Universitas Indonesia (UI) yang sebelumnya telah dikabarkan hilang sejak awal September 2017 kini sudah ditemukan. Lutviah Sari sudah ditemukan di ...
Pemprov DKI Sediakan Tenda untuk PKL Tanah Abang
22 Desember 2017, by Retno Indriyani
Biasanya pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang melakukan aktifitas jual beli dengan cara kucing-kucingan dari para petugas satpol PP. Mereka takut jika ...
Waketum Demokrat Syarief Hasan Temui Ketua Umum Gerindra Prabowo Membawa Pesan SBY
6 Juli 2018, by oteli w
Waketum Demokrat Syarief Hasan Temui Ketua Umum Gerindra Prabowo Membawa Pesan SBY   Para elit politik menjelang pilpres 2019 semakin gencar untuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab