Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Studi Menghubungkan Latihan dengan Perkembangan Kognitif Pada Anak-anak

Studi Menghubungkan Latihan dengan Perkembangan Kognitif Pada Anak-anak

7 Januari 2018 | Dibaca : 339x | Penulis : Slesta

Kurangnya olahraga membuat anak-anak berisiko mengalami masalah yang sangat dewasa, seperti obesitas dan diabetes.

Sekarang ada juga penelitian yang menghubungkan latihan dengan perkembangan kognitif dan prestasi mereka di sekolah. Ternyata aktivitas fisik memberi otak muda yang dibutuhkan untuk meningkatkan, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Monographs of Society for Research in Child Development.

Anak-anak yang aktif lebih baik di kelas dan dalam tes karena olahraga tampaknya menghasilkan volume otak yang lebih besar di area yang terkait dengan fungsi memori dan pemikiran, seperti perilaku dan pengambilan keputusan. Anak-anak yang aktif juga tampak memiliki konsentrasi yang lebih baik dan rentang perhatian yang lebih panjang - yang sesuai membantu mereka tetap fokus untuk menyelesaikan tugas, para penulis penelitian melaporkan.

Temuan ini tampaknya benar untuk anak-anak dengan kebutuhan khusus juga. Aktivitas fisik dapat memberi manfaat bagi anak-anak dengan gangguan attention-deficit / hyperactivity atau gangguan spektrum autisme.

Panduan Aktivitas Fisik untuk orang Amerika merekomendasikan latihan selama 60 menit untuk anak-anak setidaknya lima hari setiap minggu. Dengan tuntutan pekerjaan sekolah dan rumah, tujuan harian ini bisa sulit dicapai tanpa bantuan ibu dan ayah.

Bekerjalah dengan anak Anda untuk menemukan jenis aktivitas yang paling dia sukai. Ini bisa diatur, seperti bergabung dengan klub renang atau tim olahraga, atau lebih santai, seperti naik sepeda, melompat tali atau sekadar bersenang-senang di taman lokal bersama teman-teman sebelum memulai pekerjaan rumah.

Tidak bisa dikatakan cukup bahwa anak-anak meniru perilaku orang tua mereka. Jika mereka melihat Anda bekerja dan bersenang-senang, mereka akan cenderung merangkul olahraga sebagai kebiasaan gaya hidup biasa. Berolahraga sebagai keluarga, dan semua orang akan diuntungkan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Gara-gara WIL.. Istri Donny Kesuma Minta Cerai
13 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Donny Kesuma dan sang istri Yuni Indriyanti telah merajut tali pernikahan selama 18 tahun. Mereka telah dikaruniai 3 orang anak. Bukan hal baru ...
Konsumsi Buah dan Sayur Saja Tak Cukup Jika Kamu Mau Turunkan Berat Badan
1 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Banyak orang masih percaya, salah satu cara untuk menurunkan badan adalah dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Ternyata, hal ini tak ...
Orang Tua dengan 10 Orang Anak Ini Masih Ingin Mencoba untuk Memiliki Bayi nomor 11
3 November 2017, by Rachmiamy
Memiliki seorang anak memang membutuhkan biaya, baik untuk makan, pakaian, sampai pendidikan. Tapi percayalah, rezeki itu akan mengalir terus untuk anak- anak ...
Sering Ngantuk? Hindari Jenis Makanan Dibawah Ini!
30 Juli 2018, by oteli w
Sering Ngantuk? Hindari Jenis Makanan Dibawah Ini! Memilih jenis makanan yang tepat supaya tubuh tetap segar tanpa rasa ngantuk berlebihan disaat jam kerja ...
Apakah Anda Mengalami Masalah Bau Kaki? Atasi dengan Cara Berikut
7 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Apakah Anda pernah mengalami bau kaki saat jarang mencuci dan mengganti kaos kaki? Atau pernah mencium bau kaki orang lain ketika melepaskan sepatunya? ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab