Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Scan Code QR jadi Sistem Mengemis Modern di Tiongkok

Scan Code QR jadi Sistem Mengemis Modern di Tiongkok

18 Desember 2017 | Dibaca : 438x | Penulis : Retno Indriyani

Teknologi yang semakin berkembang pesat bisa dimanfaatkan oleh semua kalangan. Mulai dari anak kecil hingga orang dewasa bisa ikut merasakan perkembangan zaman yang semakin canggih. Dan bukan hanya orang mampu yang bisa merasakan ataupun mengerti akan teknologi, ternyata para pengemis di Tiongkok pun ikut merasakan imbas dari perkembangan teknologi saat ini.

Melakukan transaksi apapun jadi lebih mudah dengan adanya ponsel dan aplikasi canggih yang tersedia. Tanpa harus repot membawa uang tunai, semua orang bisa melakukan transaksi hanya dengan melalui smartphone dan melakukan pindai kode QR.

Di Tiongkok, salah satu yang paling membuat heran negara lainnya yaitu para pengemis di sana juga ikut memanfaatkan scan kode QR sebagai alat transaksi jika tidak membawa uang receh ataupun uang tunai. Tinggal scan kode QR yang dicetak maka transfer sejumlah uang pada para pengemis pun menjadi mudah.

Bukan hal yang aneh lagi jika ditemukan banyak pengemis yang memiliki ponsel di kota besar seperti Jinan dan Beijing. Biasanya para pengemis akan berkumpul di suatu area yang populer dengan kehadiran para turis baik turis lokal maupun turis mancanegara. Para pengemis disana biasanya meminta-minta sambil memegang cetakan kode QR yang mereka punya.

Orang-orang yang ingin memberi donasi sejumlah uang bisa menggunakan aplikasi Wechat Wallet, Alipay dan pembayaran via ponsel dengan men-scan kode QR. Scan kode QR ini juga sangat menguntungkan para pengemis karena bukan hanya sejumlah uang yang ditransfer langsung yang mereka dapatkan tetapi mereka juga akan dibayar dari setiap kode QR yang dipindai oleh orang-orang yang memberi donasi kepada mereka.

Para pengusaha lokal akan mengguanakan hasil pemindaian untuk mengumpulkan data dan profil orang dan kemudian dapat memeberikan banyak iklan kepada akun pengguna yang bersangkutan. Oleh karena itu, para pengemis di Tiongkok sangat gencar membuat orang-orang melakukan pindai terhadap kode mereka.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

BTS Terancam Bubar dan Menjadi Trending Topik Kpop dengan Semua Berita Negatip
11 Oktober 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Ya, siapa yang tak kenal boyband Korea atau Kpop yang saat ini lagi meroket dan tengah digandrungi anak muda di dunia, siapa lagi kalau bukan ...
Ini Cara Mengelola Stress yang Kamu Alami
15 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dalam kehidupan sehari-hari, stress menjadi salah satu hal yang sering menyerang. Terutama bagi kaum wanita, karena memiliki banyak sekali beban ...
victor lindelof
6 Juni 2017, by Tonton Taufik
Menurut desas desus, Jose Mourinho akan menandatangani perjanjian kontrak pemain baru Victor Lindelof asal Benfica Portugal sebesar 35 juta Euro. Januari ...
foto wedding
6 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Foto wedding merupakah momen yang hanya terjadi dan diharapkan terjadi sekali seumur hidup bagi kebanyakan orang di dunia. Namun sebuah pemotretan pernikahan ...
Pacaran Sebelum Pernikahan Menurut Islam
10 Februari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Di antara perilaku orang Barat yang buruk dan telah menyebar di dunia Islam pada saat ini adalah adanya hubungan asamara (pacaran) sebelum ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite