Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Radioaktif 129I telah Mengarungi Perjalanan 15000 km untuk Memetakan Arus Samudra Atlantik

Radioaktif 129I telah Mengarungi Perjalanan 15000 km untuk Memetakan Arus Samudra Atlantik

21 Agustus 2017 | Dibaca : 484x | Penulis : Rindang Riyanti

Radioaktif 129I telah melakukan perjalanan setara dengan sepertiga jalan di seluruh dunia, sejak dilepaskan dari pabrik nuklir di Inggris dan Prancis. Perjalanan yodium 15.000 km dimulai di pabrik nuklir di Sellafield dan La Hague dan berlanjut melalui Samudera Arktik dan kemudian ke selatan melalui Grand Banks menuju Bermuda, di mana ditemukan konsentrasi yang sangat rendah sekitar 20 tahun kemudian. Pelacak ini telah digunakan untuk pemetaan arus samudra terkini dengan akurasi tinggi di Samudra Atlantik Utara.

Kontaminan radioaktif telah dilepaskan secara legal selama lebih dari setengah abad dari pabrik pengolahan ulang nuklir di Sellafield (Inggris) dan La Hague (Prancis). Para ilmuwan baru mulai menggunakan radioaktif 129iodine (129I) sebagai cara untuk melacak pergerakan arus laut. Mereka menekankan bahwa tingkat radioaktivitas yang ditemukan di Atlantik Utara sangat rendah dan tidak dianggap berbahaya.

"Apa yang kami temukan adalah bahwa dengan melacak yodium radioaktif yang dilepaskan ke laut dari Inggris dan Prancis, kami dapat memastikan bagaimana arus laut dalam mengalir di Atlantik Utara. Ini adalah studi pertama yang menunjukkan pelacakan Atlantik yang tepat dan terus menerus. Air mengalir ke utara ke Samudra Arktik di lepas pantai Norwegia, beredar di sekitar cekungan Arktik dan kembali ke laut Nordik dalam apa yang kita sebut "lingkaran Arktik," dan kemudian mengalir ke selatan menuruni lereng benua Amerika Utara ke Bermuda pada kedalaman di bawah 3000 m " Kata pemimpin peneliti Dr John N. Smith (Institut Oseanografi Bedford, Kanada).

Penelitian ini merupakan bagian dari proyek GEOTRACES internasional, yang bertujuan untuk mengikuti arus laut, dan memberikan perkiraan tepat waktu transit dan tingkat pencampuran di Laut Atlantik Utara dan Lautan Arktik.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

politik uang
16 April 2017, by Tonton Taufik
Jakarta, 16 April 2017—Setelah sebulan lebih menggelar kampanye penajaman visi misi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, hari ini (16/4), Pilkada ...
Tidur Siang Ternyata Buat Kamu Lebih Bahagia
31 Januari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tidur menjadi salah satu hal yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Salah satunya dengan tidur, kita mampu meningkatkan produktivitas ...
Akrabnya Pemprov DKI dengan Pemkot Bogor, Ada Apakah?
14 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - Beberapa waktu lalu Ibu Kota Jakarta sempat terendam banjir. Banjir yang merendam Ibu Kota tersebut merupakan kirimanan dari Bogor ketika musim ...
palu pengadilan
3 Juni 2017, by Dika Mustika
Suatu hari di zaman Khalifah Umar bin Khatab R.A. datanglah dua kakak beradik dengan membawa seorang laki-laki bersama mereka. Kedua kakak beradik itu berkata ...
Sering Marah atau Gak Bisa Marah, Yuk Ketahui Fakta Ini Dulu
7 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Bahkan orang yang paling bahagia pun dapat meledak sewaktu-waktu. Rupanya kemarahan adalah emosi alami yang membantu kita mempertahankan diri. Kemarahan, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview