Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Puasa Syawal Sebaiknya tidak Dekat dengan Hari Raya Idul Fitri

Puasa Syawal Sebaiknya tidak Dekat dengan Hari Raya Idul Fitri

29 Juni 2017 | Dibaca : 1310x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Puasa di Bulan Syawal biasanya banyak dilakukan umat muslim satu atau dua hari setelah Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal. Dari Syeikh Muhammad Mukhtar Asy-syinqithi-hafizhohullah, mengatakan bahwa lebih afdolnya  jika seseorang menjadikan hari-hari iednya untuk kebahagiaan dan kesenangan ( tidak berpuasa ). Kebahagiaan dan kesenangan yang dimaksud disini yaitu saat berkumpul, bertemu dan silaturahmi baik dengan segenap sanak famili maupun tetangga di lingkungan kita.

Waktu satu atau dua hari setelah Idul Fitri biasanya masih banyak tamu atau undangan untuk kita dalam rangka silaturahmi. Terkadang kita menemukan orang-orang yang menjadi tidak enak hati apabila mereka dikunjungi oleh orang lain yang menolak hidangan yang disuguhkan dan mengatakan "saya sedang berpuasa", sebaliknya mereka akan merasa senang bila hidangan yang disuguhkan dinikmati tamunya.

Diceritakan ada sebuah riwayat dari nabi Muhammad SAW saat beliau diundang oleh seorang sahabatnya dari kalangan Anshor setelah hari Raya Idul fitri untuk menikmati hidangan bersama para sahabatnya, lalu ada diantara sahabat beliau yang menjauh dan mengatakan "sunggu aku sedang berpuasa (sunah), maka Nabi Muhammad SAW, mengatakan kepada sahabatnya itu " Sungguh saudaramu sudahy bersusah payah memberikan hidangan untukmu, jadi batalkanlah puasamu dan berpuasalah di hari lainnya"

Perkara seperti ini yaitu mementingkan silaturahmi dan membahagiakan kerabat kita merupakan keutamaan yang lebih afdol dari amalan puasa sunah. Di sisi lain, syariat telah melapangkan yang berpuasa pada enam hari syawal di pekan pertama menjadikannya tidak mutlak atau tidak terikat. Puasa syawal bisa dilakukan di hari lain selama masig dalam bulan syawal.

Berdasarkan keterangan tersebut, tidak ada alasan bagi seseorang untuk mempersulit dirinya dalam bersilaturahmi dan kerabatnya saat kita berkunjung pada hari-hari yang berdekatan dengan hari raya idul fitri.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

HTI Dibubarkan, Pemerintah: Sudah Pertimbangan Mendalam
9 Mei 2017, by Zeal
Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dibubarkan oleh Pemerintah. Hal ini secara tegas disampaikan oleh Wiranto dalam jumpa pers yang ...
Ridwan Kamil : Syiar Islam Ridwan Kamil Didukung Oleh Ponpes Al Falah
6 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Beberapa pekan yang lalu, calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah melakukan ibadah umrah dan saat ini ia telah kembali ke Tanah Air. ...
Ingin Menjadi Pemimpin Perusahaan ? Inilah Tips nya
13 Desember 2017, by Slesta
Tampang.com – Sebagian besar memimpikan menjadi seorang pemimpin. Adapun menjadi pemimpin itu sendiri sangatlah luas definisinya. Pemimpin dapat disebut ...
koalisi KMP
26 Juli 2017, by Gatot Swandito
Belakangan ini posisi PAN di koalisi pemerintahan Jokowi tengah dibidik. PAN dianggap membangkang atas berbagai kebijakan yang diambil pemerintah, mulai dari ...
Wanita, Ini 5 Tanda Bahwa Dia Tak Cocok Dijadikan Sebagai Pasangan Hidup
17 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika seorang wanita dinikahi oleh pria, maka sang pria harus siap memikul tanggung jawab sebagai seorang kepala rumah tangga. Namun, menjadi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab