Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
botak

Pria Bertubuh Pendek Lebih Rentan Botak?

4 Oktober 2017 | Dibaca : 442x | Penulis : Rio Nur Arifin

Pria pendek mungkin memiliki risiko lebih tinggi untuk menjadi botak sebelum waktunya. Sebuah studi genetik internasional di bawah kepemimpinan Universitas Bonn setidaknya menunjuk ke arah ini. Selama penelitian, para ilmuwan menyelidiki materi genetik lebih dari 20.000 pria. Data mereka menunjukkan bahwa kerontokan rambut prematur terkait dengan berbagai karakteristik dan penyakit fisik. Hasilnya telah dipublikasikan di Nature Communications.

Telah lama diketahui bahwa pria dengan rambut rontok premature (botak sebelum waktunya) menderita penyakit jantung dan kanker prostat agak lebih sering. Data genetik baru sekarang mengkonfirmasi kecurigaan bahwa ada hubungan lebih jauh dengan karakteristik dan penyakit lain. Dalam studi mereka, para peneliti menganalisis data genetik dari sekitar 11.000 pria dengan kebotakan prematur. Sekitar 12.000 pria tanpa rambut rontok berperan sebagai variabel kontrol. Peserta berasal dari tujuh negara yang berbeda.

"Dengan demikian kami dapat mengidentifikasi 63 perubahan genom manusia yang meningkatkan risiko kerontokan rambut prematur," jelas Dr. Stefanie Heilmann-Heimbach, ahli genetika manusia di Universitas Bonn yang juga salah satu penulis utama studi internasional. "Beberapa perubahan ini juga ditemukan sehubungan dengan karakteristik dan penyakit lain, seperti ukuran tubuh yang berkurang, kemunculan pubertas dini dan berbagai jenis kanker."

Temuan genetik juga mengkonfirmasi hubungan antara rambut rontok dan peningkatan risiko kanker prostat. Hubungan dengan penyakit jantung jauh lebih rumit. Gen yang mengurangi risiko ditemukan bersamaan dengan gen yang meningkatkan risikonya.

"Kami juga menemukan kaitan dengan warna kulit yang terang dan kepadatan tulang yang meningkat," jelas Prof. Markus Nöthen, Direktur Institut Genetika Manusia di Universitas Bonn. "Ini bisa menunjukkan bahwa pria dengan rambut rontok lebih bisa menggunakan sinar matahari untuk mensintesis vitamin D. Mereka juga bisa menjelaskan mengapa pria kulit putih kehilangan rambutnya secara prematur."

Terlebih lagi, penelitian ini menawarkan wawasan baru tentang penyebab biologis kerontokan rambut dengan mengidentifikasi gen yang terlibat. Sel kekebalan dan lemak di kulit kepala jelas juga terlibat dalam rambut rontok seiring dengan sel-sel folikel rambut.

Namun, mekanisme molekuler yang mendasari hubungan antara kerontokan rambut prematur dan penyakit lainnya hanya dipahami sampai batas tertentu. Tujuan masa depan adalah untuk menganalisis hubungan ini dan jalur sinyal yang terlibat secara rinci.

"Namun, pria dengan rambut rontok prematur tidak perlu khawatir," tegas Prof. Nöthen. "Risiko penyakit hanya sedikit meningkat, namun menarik melihat kerontokan rambut sama sekali bukan karakteristik yang terisolasi, namun menampilkan berbagai hubungan dengan karakteristik lainnya."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dua Tahun Buron, Pencuri di Tambang Emas Akhirnya Dibekuk
20 November 2017, by Rindang Riyanti
Setelah buron selama 21 bulan, akhirnya pelaku pencurian dengan tindak kekerasan di lokasi tambang emas di Pidie, Aceh, berhasil dibekuk. Pelaku pencurian ...
Pilihan Filter pada Foto Instagram Ternyata Menggambarkan Kepribadian Seseorang
14 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kini, media sosial menjadi salah satu tempat orang-orang mengekspresikan diri dan kepribadiannya. Sebuah penelitian baru memanfaatkan tren ini ...
Adakah Hidup Tanpa Perjuangan?
8 Mei 2018, by Dika Mustika
  Pernahkah kau pergi ke suatu tujuan, namun tak langsung kau temukan tempat yang kau tuju. Belok ke kiri, ke kanan, putar arah, bahkan putar balik ...
Tiket Kejujuran dari Sungai Citengah
1 Juli 2017, by Dika Mustika
Pernahkah kalian menjumpai kantin atau toko atau warung kejujuran di lingkungan sekitar atau membacanya di media sosial? Aku memang belum pernah menjumpainya ...
Venus Williams Susul Pliskova Ke Semifinal WTA
30 Oktober 2017, by Admin
LampuHijau - Ulangan final grand slam Wimbledon 2017 berakhir dengan hasil berbeda pada laga terakhir Grup Putih WTA Finals Singapura tadi malam. Venus ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis