Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Polri Menyayangkan Pelaku Kasus Ujaran Kebencian terhadap Istri Presiden RI

Polri Menyayangkan Pelaku Kasus Ujaran Kebencian terhadap Istri Presiden RI

12 September 2017 | Dibaca : 370x | Penulis : Zeal

tampang - Mabes Polri sangat menyayangkan hal yang dilakukan pelaku ujaran kebencian (hate speech) yang sepertinya tidak pernah jera. Setelah sebelumnya Presiden RI yang menjadi korban, kali ini ibu Negara, Iriana, tidak luput menjadi korbannya. Menanggapi hal ini, Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto, menyatakan kesedihannya atas merebak pelanggaran terhadap UU ITE.

"Sedih saya, kasus ITE merebak, ujaran kebencian masih berada di dunia maya. Tapi inilah yang bisa kami perbuat (melakukan penangkapan)," ujar Setyo di Mabes Polri,, Selasa (12/9).

Lebih lanjut, Setyo menerangkan bahwa pria pemilik akun instagram @warga_biasa telah diamankan oleh Polrestabes Bandung pada hari Senin (11/9) kemarin. Pelaku yang bernama Dodik Ikhwanto (21 tahun) ini diduga telah berujar kata-kata yang tidak pantas diucapkan terhadap istri orang nomor satu di indonesia, Iriana.

"Di mana dalam postingan di akun yang bersangkutan melakukan, menghina, ibu negara, oleh sebab itu, polri lakukan penyelidikan dan kemudian penangkapan di Palembang," ujar Setyo.

Pelaku berhasil ditangkap setelah sebelumnya pihak kepolisian mendapatkan informasi dari saksi yang lebih dulu diperiksa sebelumnya. Saksi tersebut yang berinisial DW memberikan keterangan kepada penyidik mengenai pemilik akun yang melakukan ujaran kebencian.

"Akun IG @warga_biasa yang posting ibu negara, dengan kata-kata yang tak patut. Kemudian, dilakukan penyelidikan Jumat (8/9) dan diperiksa seorang wanita inisial DW di Bandung, dari saksi (kemudian) ketahui pelaku utama bernama DI," jelas Setyo.

Sehingga pascamendapatkan alamat rumah Dodik, penyidik segera terbang ke Palembang. Dodik diamankan di rumah orang tuanya sekaligus dengan bukti-bukti berupa dua buah ponsel, sebuah bendera ormas tertentu, dan sebuah gantungan kunci. "Sampai sekarang kami masih memantau, perkembangan dari hasil penyidikan," jelas Setyo.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Polda Metro "Bujuk" Reuni 212 tidak Diadakan di Monas
27 November 2017, by Risa Suadiani
Reuni Aksi 212 yang akan dilaksanakan 2 Desember mendatang akan mendapat pengamanan dari Polda Metro Jaya. Namun, pihaknya menyatakan hanya akan melakukan ...
Tempat Satelit Dataran Garam Bolivia dari Luar Angkasa
11 Juli 2017, by Ihsan Ramadhani
Di ujung selatan pelat Altiplano di Andes tengah, terletak Salar de Uynui di Bolivia, yang tertangkap di sini dalam sebuah gambar dari satelit Copernicus ...
Mendapat Nomor Urut 19, Akhirnya PBB dapat Mengikuti Pemilu 2019
7 Maret 2018, by Zeal
Tampang.com - Setelah melalui perjuangan yang cukup panjang, akhirnya Partai Bulan Bintang (PBB) yang dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra berhasil ditetapkan ...
Jelang Kongres PKC di Beijing, Menlu Australia: Korut Mungkin Akan Luncurkan Rudal Lagi
13 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Berkaitan dengan akan diadakannya Kongres Partai Komunis China pekan depan, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengemukakan adanya kekhawatiran nyata ...
kasus novel baswedan
8 Mei 2017, by Ayu
Polisi belum bisa menemukan pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasn Korupsi (KPK) Novel Baswedan yang terjadi pada 11 April, hampir ...
Berita GueBanget
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab