Tutup Iklan
hijab
  
login Register
piramid indonesia

Piramid Berukuran Gunung berumur 25.000 Tahun di Indonesia?

28 Juni 2017 | Dibaca : 8784x | Penulis : Dony Prattiwa


Pada tahun 1914, arkeolog ditemukan di lokasi yang menakjubkan di Gunung Padang di Indonesia. Dua gunung batu kuno berada di wilayah ini. Pegunungan berbentuk piramida. Ukuran mereka benar-benar masif. Tertarik dengan bentuknya. Tim 1914 ini memulai serangkaian tes penggalian dengan kemungkinan kecil bahwa ini adalah buatan manusia. Proposisi kedua lahan besar ini sebenarnya merupakan piramida. Pasti hampir tidak terpikirkan untuk mengeksplorasi awal ini. Penggalian mereka selanjutnya juga menyimpulkan bahwa situs tersebut memang merupakan formasi alami.
 
Namun, kemajuan teknologi maju 100 tahun yang cepat dalam bidang hobiologi, fotografi, radar penetrasi dan pencitraan satelit dan kini kita dapat melihat lebih dalam di lokasi. Mendapatkan wawasan yang jauh lebih besar daripada yang mungkin terjadi seabad yang lalu. Masyarakat arkeologi saat ini dalam keadaan panik. Dalam hal ekspedisi yang sedang dilakukan ke situs ini.

Lebih dari 100 tahun setelah penemuan awal dan pengabaiannya. Yang menarik untuk dicatat secara detail, tim ini harus sadar akan detil yang sebagian besar ditekan dan jarang dibahas adalah kenyataan bahwa monumen kuno berada di atas puncak gunung masing-masing. Monumen yang kemudian berusia 2500 tahun. Dan dikonfirmasi struktur megalitik buatannya. Alasan komunitas arkeologi mengkhawatirkan adalah karena ukurannya yang mungkin akan mengerdilkan piramida besar Giza. Namun piramida di Giza berada di lokasi yang sangat istimewa. Mereka sebenarnya beristirahat di tengah massa tanah dunia. Pertanyaannya adalah mengapa indonesia memiliki piramida yang begitu besar.

Pada tahun 2010 ahli geologi dr. Danny Natawidjaja yang meraih gelar doktor mengambil koleksi gunung-gunung yang bisa dikenali sebagai piramida buatan manusia dan mulai mengeksplorasi dengan menggunakan survei penetrasi darat, seismik, tomografi, resistivitas dan teknik penginderaan jarak jauh lainnya. Serta beberapa penggalian langsung dan pengeboran intan. Hasilnya sangat menarik. Memproduksi bukti ruang buatan manusia yang terkubur dan menghasilkan tanggal karbon yang akan kembali sejauh 26000 tahun. Ini akan membuat konstruksi sebelum zaman es terakhir.

Gagasan semacam itu adalah ajaran sesat bagi arkeolog awam. Pendirian arkeologi di indonesia bersatu melawan dr. Natawidjaja dengan timnya. Lobbiasi otoritas politik gelisah secara lokal dan berhasil melambat. Mereka tidak sepenuhnya berhenti Eksplorasi lebih lanjut gunung padang. Namun dr. Natawidjaja kembali melakukan lobi tingkat tinggi. Membawa masalah ini ke presiden indonesia sendiri. Ada penundaan lebih lanjut dengan pemilu di indonesia tapi baru beberapa bulan yang lalu hambatan terakhir diangkat dan dr. Natawidjaja dan timnya kembali ke lokasi gunung padang dengan penuh harapan untuk melanjutkan pekerjaan mereka. Termasuk izin untuk menggali ruang tersembunyi.

Meski mungkin tidak banyak diterima, penggalian ini mungkin yang paling penting saat ini yang sedang dilakukan di bumi. Arkeolog awam sangat marah dan telah melobi untuk menghentikan pekerjaannya. Untung tidak ada hasil, penggalian awal yang telah menghasilkan hasil yang terbukti tak diragukan lagi gunung padang memang buatan manusia piramida jaman purbakala. Bahkan lapisan yang relatif muda sejauh ini digali, lapisan batu kolumnar buatan kedua di bawah megalitik terlihat di permukaan. Telah menghasilkan tanggal 5.200 SM hampir 3000 tahun lebih tua dari penaggalan ortodoks untuk piramida Giza di Mesir. Ini juga merupakan indikasi kuat dari penginderaan jauh dan pengeboran inti asli yang ada banyak lapisan yang lebih tua di bawah ini.

Singkatnya sekarang jelas bagi semua situs yang jauh lebih tua dari tahun 2500 tahun yang telah dihormati oleh ahli arkeologi selama beberapa dekade. Bahkan yang paling bermusuhan saat ini sekarang menyusun kembali penilaian mereka terhadap situs ini dan menyebutnya sebagai makam bertingkat raksasa. Yang merupakan bagian dari budaya megalitik paling besar di nusantara. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Jasa Pembuatan Website Sales Mobil
21 Oktober 2020, by Admin
Seiring dengan perkembangan zaman, tidak dapat dipungkiri bila pemasaran secara online dapat meningkatkan penjualan. Hal ini karena informasi mengenai produk ...
https://www.google.co.id/search?q=membandingkan+diri+dengan+orang+lain&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiOhtax9pfYAhXIvo8KHenAC14Q_AUICigB&biw=1262&bih=781&dpr=0.75#img
20 Desember 2017, by Jenis Jaya Waruwu
Siapa sih di dunia ini yang tak pernah membandingkan dirinya dengan orang lain? Baik itu mengenai harta, ketampanan/kecantikan, kepintaran, kepopuleran, dan ...
Polisi Temukan Titik Terang Pelaku Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Tangsel
24 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Polisi telah memastikan tewasnya seorang remaja yang bernama Raul di tangerang Selatan, Banten adalah korban pembunuhan. Raul ditemukan tewas ...
Yay! Penerima KJP Gratis Masuk Ancol Mulai 1 Desember 2017
27 November 2017, by Rindang Riyanti
PT Impian Jaya Ancol akan menggratiskan penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk masuk ke Ancol. Penerima KJP akan mendapatkan fasilitas masuk pantai gratis ...
Dapatkan Berbagai Fitur Menarik dan Tampilan yang Keren Game Free Fire Hanya di Sini
25 Januari 2021, by Admin
Salah satu game yang sangat populer dan banyak dimainkan oleh semua kalangan umur adalah Free Fire. Game yang merupakan besutan Garena ini cukup menarik untuk ...
Berita Terpopuler
Polling
Permadi Arya dibayar APBN atau Bukan?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview